• Kontak Kami
  • Hotline : 081394499700
  • SMS : 081394499700
  • BBM : D73783A1

Kontak Kami

( pcs) Checkout

INFO 1 : Pemesanan sebelum pukul 14.00 WIB akan dikirim pada hari yang sama. Apabila ada pemesanan setelah pukul 14.00 WIB akan di kirim keesokan harinya. Terima kasih atas perhatiannya.
Beranda » Produk » Argokomplek » Pestisida » PESTONA (Pestisida Organik Mencegah & Mengobati Hama)

PESTONA (Pestisida Organik Mencegah & Mengobati Hama)

Ditambahkan pada: 25 March 2017 / Kategori:
Kode : PST
Berat : 300 gram
Stok : Ready Stock
Dilihat : 19.036 kali
Review : 2 reviews
Rp 55.000
Tentukan Pilihan!

# PESTONA (Pestisida Organik Mencegah & Mengobati Hama)

Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja Anda
Lihat keranjang Anda
Lanjut Belanja
Checkout
Pesan melalui SMS? Klik SMS

Bagikan informasi tentang PESTONA (Pestisida Organik Mencegah & Mengobati Hama) kepada teman atau kerabat Anda.

Deskripsi PESTONA (Pestisida Organik Mencegah & Mengobati Hama)

PESTONA yaitu formula pengendali atau pemberantas hama pada tanaman pangan, holtikultura dan tahunan yang bersifat organik. Merupakan produk pestisida organik unggulan dari PT Natural Nusantara (NASA). Organik artinya hasil ekstraksi dari berbagai bahan alami dan tidak menggunakan bahan kimia di dalamnya.

PESTONA terbuat dari bahan alami, sehingga mudah terurai di alam dan tidak akan mencemari lingkungan, aman untuk kehidupan manusia, hean peliharaan dan musuh alami hama pada tanaman, tanaman atau buah yang menggunakan PESTONA akan bebas residu kimia dan aman untuk dikonsumsi.

PESTONA Pestisida Organik

PESTONA bekerja dengan cara mengurangi nafsu makan Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) sehingga mencegah OPT merusak tanaman lebih banyak, meskipun tidak mengutamakan kematian segera pada serangga atau hama yang merusak tanaman.

Pestisida merupakan salah satu kebutuhan berupa ramuan / formula yang ada di dalam dunia pertanian dimana dibuat dari beberapa bahan yang berfungsi untuk megendalikan dan membunuh hama yang bisa mengurangi produktivitas tumbuhan ketika masa panen telah tiba. Hama yang diberantas pun sangat beragam mulai dari hewan, dan penyakit pada tumbuhan. Pestisida diklasifikasikan menjadi beberapa jenis yaitu herbisida, insektisida, nematisida, fungisida, dan rodentisida.

Jenis-Jenis Pestisida

Insektisida

Insekstida adalah salah satu jenis pestisida yang difungsikan untuk memberantas serangga yang bisa merugikan lahan pertanian dan lingkungan manusia. Insektisida biasanya digunakan untuk memberantas jenis-jenis serangga seperti nyamuk, kutu, belalang, ulat, dan sebagainya.

Herbisida

Berbeda dengan insektisida, herbisida difungsikan untuk membasmi dan mencegah tanaman parasit atau hama penyakit pada tumbuhan yang bisa mencegah dan mengurangi pertumbuhan tanaman. Sebagai contoh tanaman parasit yang bisa diminimalisir melalui penggunaan herbisida adalah eceng gondok, rumput liar, dan alang-alang. Alang-alang dikategorikan sebagai tanaman parasit karena bisa menyerap segala zat yang ada di dalam tanah yang menjadi makanan bagi tumbuhan.

Nematisida

Nematisida adalah salah satu pestisida yang difungsikan untuk memberantas hama cacing. Di beberapa jenis tumbuhan, cacing bisa merusak akar dan umbi pada tanaman di lahan pertanian / perkebunan.

Fungsida

Fungisida adalah jenis pestisida lainnya yang berguna untuk memberantas jamur.

Rodentisida

Rodentida adalah salah satu jenis pestisida yang biasa digunakan untuk memberantas hewan pengerat yang suka mengacak-acak lahan pertanian maupun perkebunan yaitu tikus.

Peran Pestisida

Pestisida tidak hanya dibutuhkan sebagai salah satu sarana untuk melancarkan usaha pertanian dan perkebunan. Lebih dari itu, pestisida bisa difungsikan sebagai pengawet kayu dan komoditas lainnya dalam sektor kehutanan. Dalam kesehatan manusia, pestisida bisa digunakan sebagai salah satu media untuk mencegah penularan penyakit dan menangkal gangguan hewan yang bisa merusak kenyamanan lingkungan. Lain halnya dengan bidang properti yang bisa dimanfaat sebagai media untuk menangkal rayap atau gangguan serangga lainnya yang bisa mengurangi keawetan konstruksi bangunan.

Pada umumnya pestisida menggunakan kandungan kimia yang jika digunakan dalam jangka waktu panjang bisa menyebabkan kerusakan baik pada lingkungan maupun penurunan kualitas kesehatan manusia dan makhluk hidup lainnya. Maka dari itu, penggunaan pestisida yang tidak bijaksana akan menimbulkan hal-hal negatif bagi kehidupan manusia.

Dalam sektor pertanian dan perkebunan pestisida digunakan untuk mengendalikan hama dan penyakit. Dalam konsep pengendalian hama terpadu, pestisida berperan sebagai salah satu komponen untuk pengendalian hama. Prinsip pemakaiannya adalah sebagai berikut,

  • Harus selaras dengan komponen pengendalian lainnya, misalkan komponen hayati
  • Efektif mengendalikan hama tertentu
  • Meninggalkan residu pada waktu yang tidak diperlukan
  • Mempunyai sifat mudah terurai sehingga ramah lingkungan
  • Dalam proses perdagangan harus memenuhi persyaratan yang sudah ditetapkan
  • Harus disediakan antidote untuk produk pestisida yang dipasarkan
  • Sejauh mungkin aman bagi lingkungan dan kehidupan makhluk lainnya
  • Relatif aman bagi petani dan tumbuhan yang ditanam
  • Harga wajar

Dengan menilik besarnya keuntungan yang dihasilkan oleh penggunaan pestisida. Maka bisa dipastikan penggunaan pestisida memiliki manfaat yang sangat besar dan merupakan salah satu sarana yang menjadi kebutuhan petani untuk lahan pertanian dan perkebunan. Berbagai usaha insektifikasi pada pertanian yang saat ini sudah diterapkan melalui berbagai teknologi maju seperti pupuk, perbaikan varietas menjadi jenis lebih unggul, perbaikan saluran irigasi, dan pola tanam akan meningkatkan risiko adanya permasalahan sebagai dampak dari perubahan ekosistem. Maka, salah satu solusi untuk permasalahan tersebut adalah penggunaan pestisida.

Pestisida Organik

Pestisida organik dibuat dari bahan-bahan alami dan tanpa bahan kimia, ramuan organik ini dibuat untuk mengendalikan serangan hama yang bisa mengurangi produktivitas hasil panen. Biasanya pestisida oganik dibuat dari beberapa bahan yang terdiri dari tumbuhan, hewan, dan mikroorganisme yang disediakan oleh alam.

Karena terbuat dari bahan-bahan alami pestisida organik dikenal sebagai pestisida yang ramah lingkungan dan aman bagi kesehatan manusia dan tumbuhan. Pestisida organik merupakan salah satu pilihan bagi petani untuk menangkal hama dalam usaha pertanian dan perkebunan.

Bila dibandingkan dengan pestisida kimia, pestisida organik lebih mempunyai manfaat yang beragam. Misalnya lebih ramah untuk lingkungan dan makhluk hidup. Pestisida organik lebih ramah terhadap lingkungan karena dibuat dari bahan alami yang bisa terurai dengan cepat menjadi bentuk lain. Sehingga kandungan lainnya tidak mengkontaminasi tanah yang disemprot dengan jangka waktu yang lama.

Kedua, pestisida organik lebih mudah hilang dari permukaan tumbuhan sehingga tidak akan mengurangi kualitas tumbuhan yang ditanam sehingga tidak menurunkan produktivitas panen. Residu pestisida organik yang tidak bertahan lama pada tumbuhan juga membuat tumbuhan tetap sehat dan aman untuk dikonsumsi manusia.

Ketiga, penggunaan pestisida organik membuat hasil panen lebih menguntungkan karena harganya yang terjangkau dan bisa meningkatkan hasil panen baik secara kualitas maupun kuantitas. Produk tanaman non peptisida kimia mempunyai harga atau nilai ekonomi yang lebih baik dibandingan produk tanaman yang mengandung pestisida kimia. Penggunaan pestisida organik seperti Peston dari PT. Natural Nusantara pun cukup mudah diaplikasikan untuk hasil panen melimpah. Harganya yang terjangkau juga menekan anggaran produksi / perawatan.

Keempat, resistensi pada hama pun juga bisa dihidarkan dari penggunaan pestisida organik yang dikombinasikan dengan pola pengendalian hama terpadu. Itulah beberapa alasan yang menjadi latar belakang kenapa saat ini pestisida organik lebih diminati sebagai media untuk mengendalikan hama dan meningkatkan kualitas tanaman.

Keunggulan PESTONA

  1. Sangat aman bagi kehidupan manusia, hewan ternak atau hewan peliharaan, serta musuh alami hama pada tanaman yang sedang dibudidayakan
  2. Mudah terurai di alam, sehingga tidak menyebabkan pencemaran lingkungan
  3. Hasil produksi tanaman dan buah menjadi bebas residu bahan kimia dan aman untuk dikonsumsi

PESTONA yaitu pestisida organik untuk beberapa hama penting pada tanaman pangan, holtikultura dan tanaman tahunan, yang merupakan hasil ekstraksi dari berbagai bahan alami yang mengandung bahan aktif sebagai berikut :

  1. Alkaloid, polifenol, azadirachtin, ricin (asam ricin), sitrat, eugenol, nikotin, annonain, dan lain-lain
  2. Kandungan lainnya yaitu eucalyptus oil, atsiri oil, dan solvent extraction

Manfaat dan Fungsi PESTONA

PESTONA Pestisida Organik

Berdasarkan kandungan bahan-bahan aktifnya, pestisida organik NASA ini memiliki manfaat dan fungsi sebagai berikut :

  1. Asam ricin, dapat mengendalikan berbagai jenis serangga, semacam cendawan dan nemotade parasit pada tanaman.
  2. Zat azadirachtin, dapat mengendalikan berbagai jenis jamur, hama, bakteri, virus dan berperan sebagai moluskisida. Zat ini bekerja dengan cara menghambat reproduksi hama dan menghambat pertumbuhan serangga dewasa.
  3. Polifenol, dapat menghambat serangga hama dan menghembat tumbuhnya larva untuk menjadi pupa
  4. Alkaloid, zat ini bersifat taksin terhadap beberapa jenis serangga.
  5. Annonain, kandungan ini dapat menolak serangga dan menghambat pertumbuhan serangga serta untuk menanggulangi hama ulat dan belalang.
  6. Sitrat, untuk menghambat dan mengendalikan hama gudang dan peletakkan telur serangga.
  7. Nikotin, untuk menolak serangga dan berfungsi sebagai akarisida.
  8. Eugenol, berfungsi untuk mengendalikan lalat buah dan bsia bekerja sebagai fungisida.

Cara Kerja PESTONA

Mekanisme kerja PESTONA ialah tidak mengutamakan untuk membunuh hama secara cepat, tetapi zat didalamnya akan bekerja untuk mempengaruhi daya makan, pertumbuhan, daya reproduksi, hambatan pembentukan serangga dewasa, proses ganti kulit, penurunan daya tetas telur, menghambat komunikasi seksual, dan menghambat pembentukan kitin. Selain itu kandungan dalam PESTONA bekerja sebagai zat pemandul, menghambat proses perkawinan serangga hama, menghambat peletakkan telur, dan dapat bekerja secara kontak sistemik. Dengan kata lain, pestisida ini bekerja dengan cara mengurangi nafsu makan Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) sehingga dapat mencegah OPT untuk memakan dan merusak tanaman, meskipun PESTONA jarang menyebabkan kematian segera pada serangga atau hama.

Sasaran Hama :

Walang sangit, wereng, belalang, penggerek batang, thrips, kepik, uret, ulat, dan lain-lain.

Walang Sangit

Walang sangit adalah salah satu hama yang sering menyerang lahan pertanian. Pantas saja petani menganggap walang sangit sebagai salah satu musuh utama. Serangga yang mempunyai bau yang menyengat ini mampu merusak padi di lahan pertanian dari fase pembungaan hinga fase tumbuhnya bulir beras. Kebrutalan serangan hama walang sangit juga diperburuk dengan belum ditemukannya jenis padi yang mampu bertahan dari serangan walang sangit.

Walang sangit yang memiliki nama latin Leptocorisa Oratoriu merupakan salah satu jenis hama perusak tanaman padi. Di setiap daerah hama ini memiliki nama yang berbeda-beda, misalkan orang-orang di Jawa Barat menyebut walang sangit sebagai kungkang, di Sumatera ia disebut sebagai Pianggang. Sedangkan di Padang, walang sangit dijuluki sebagai Tenang.

Walang sangit memiliki ciri yang khas selain dari baunya. Serangga ini memiliki ukuran sekitar 2 cm, dengan bentuk tubuh yang memanjang, berwarna coklat gelap, dan mempunyai probocis / belalai di bagian kepala. Fungsi dari belalai yang dimiliki oleh walang sangit adalah untuk menghisap cairan pada tumbuhan yang dia tempati. Probocis pada kepala walang sangit inilah yang bisa merusak tanaman termasuk padi. Jika anda pernah mencium bau yang tidak enak dari walang sangit, itu merupakan salah satu cara walang sangit bertahan ketika merasa terancam.

Cara Mengatasi Serangan Walang Sangit salah satunya adalah dengan cara membersihkan lingkungan pada area yang ditamani komoditas. Pembersihan dilakukan pada saat sebelum masa tanam hingga padi mulai tumbuh. Gulma dan rumput liar menjadi lingkungan favorit untuk walang sangit berkembang biak.

Selain itu, anda juga bisa menggunakan Pestona dari PT. Natural Nusantara secara rutin dan sesuai petunjuk penggunaan yang disarankan yang tertempel pada kemasan untuk mengendalikan serangan hama walang sangit. Pestisida organik yang dibuat dari bahan alami ini mampu bekerja secara optimal untuk membantu menjaga lahan pertanian dari serangan hama.

Wereng

Wereng menjadi jenis hama selanjutnya yang menjadi musuh bagi para pelaku pertanian. Wereng merupakan jenis hama yang merusak tanaman dengan cara menghisap sari-sari yang ada di dalam tanaman. Wereng sendiri merupakan nama umum yang diciptakan oleh masyarakat untuk jenis serangga penghisap cairan yang ada di dalam tumbuhan. Wereng berasal dari spesies Ordo Hermiptera (Kepik Sejati), Subordo Fulgoromorpha yang memiliki bentuk dan ukuran tubuh seperti kepik.

Wereng umumnya menyerang tanaman padi dan menyerang secara berkoloni sehingga sangat sulit untuk ditangani. Jika lahan pertanian sudah terserang wereng dan tak langsung ditangani maka besar kemungkinan petani akan mengalami gagal panen dan merugi.

Hal tersebut disebabkan oleh mobilitas dan penyebaran hama wereng ini sangat cepat sehingga membuatnya sangat sulit ditangani. Lebih parahnya wereng sering menyerang padi yang sudah mulai berisi dan mendekati masa panen. Wereng akan menempel pada tumbuhan padi tepatnya di bagian pangkal hingga daun lalu akan menghisap cairan penting dari tanaman padi hingga kering.

Adapun jenis-jenis wereng terdiri dari Wereng Coklat, Wereng Hijau, Wereng Loreng, dan Wereng Punggung Putih. Jenis-jenis wereng tersebut mempunyai kemampuan menakutkan untuk merusak tanaman padi. Alangkah lebih baik bagi petani untuk mencegah serangan hama wereng agar memiliki hasil panen yang melimpah. Salah satu cara yang bisa diterapkan adalah dengan menyemprotkan Pestona NASA yang merupakan pestisida ramah lingkungan karena merupakan pestisida organik untuk perawatan tanaman agar tetap sehat dan terhindar dari wereng.

Belalang

Belalang yang dalam bahasa latin dikenal sebagai Melanoplus Femurrubrum dikenal sebagai herbivora pemakan daun. Belalang dikelompokkan sebagai salah satu hama perusak karena sering memakan bagian daun dari tumbuhan yang ditanam oleh petani. Belalang memiliki pola makan yang cukup rakus sehingga daya serangnya sering dikeluhkan oleh petani karena banyaknya tanaman rusak terserang belalang. Bukan hanya menyerang bagian daun, belalang juga kerap menyerang bagian lain dari tumbuhan seperti batang dan tangkai tanaman.

Belalang memiliki ciri fisik yang terbagi menjagi 3 bagian yaitu kepala, dada, dan perut. mempunyai 2 antena pendek, 6 kaki, dan mempunyai sayap untuk membantu belalang melompat hingga jarak yang cukup jauh. Belalang juga memiliki tingkat pertumbuhan yang sangat cepat yaitu mencapai 150 butir telur dalam masa bertelur 2 hingga 3 hingga 4 hari. Telur-telur tersebut disembunyikan di bagian tanaman, hingga dibawah tanah sekalipun. Telur belalang mampu bertahan secara baik hingga akhirnya menetas.

Pertumbuhan yang cepat juga merupakan salah satu ancaman yang mengkhawatirkan bagi petani. Salah satu solusi ampuh untuk mengendalikan hama belalang adalah dengan menyemprotkan Pestona Pupuk Organik dari NASA untuk menekan jumlah pertumbuhan belalang dan serangan belalang di lahan pertanian.

Masih ada jenis hama lain yang mampu dicegah dengan menggunakan Pestona NASA seperti penggerek batang, thrips, kepik, uret, ulat, dan lain-lain.

Cara Pemakaian :

  • Larutkan produk PESTONA sebanyak 5cc-10cc kedalam 1 liter air atau setara dengan 7-10 tutup botol untuk satu tangki.
  • Kemudian aduk campuran tersebut hingga tercampur rata.
  • Lalu semprotkan pada tanaman yang terkena serangan hama dan penyakit secara merata
  • Untuk hasil lebih optimal, lakukan penyemprotan sesering mungkin. Paling minimal dilakukan penyemprotan setiap musim.
  • Waktu yang paling baik untuk penyemprotan adalah pada waktu sore hari.

Dapatkan PESTONA pestisida organik pengendali hama tanaman alami dari distributor resmi PT. Natural Nusantara (NASA).

Butuh Bantuan? Jangan Sungkan!

Jika Anda Butuh Bantuan, Ataupun Hal -Hal Yang Ingin Ditanyakan, Jangan Ragu Untuk Menghubungi Kami, Dengan Senang Hati Akan Kami Bantu

 ----------------------------------------------------

TELP/SMS/WA

2 review untuk PESTONA (Pestisida Organik Mencegah & Mengobati Hama)

Silahkan tulis review Anda

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*







Produk Terkait PESTONA (Pestisida Organik Mencegah & Mengobati Hama)

Rp 38.000
Ready Stock / BVR
OFF 29%
Rp 50.000 Rp 70.000
Ready Stock / CORIN
OFF 29%
Rp 60.000 Rp 85.000
Ready Stock / NPA

Mungkin Anda tertarik dengan produk terbaru kami

Best Seller
OFF 21%
Rp 275.000 Rp 349.000
Ready Stock / WHTE
Best Seller
OFF 16%
Rp 250.000 Rp 299.000
Ready Stock / HDE
OFF 20%
Rp 180.000 Rp 225.000
Ready Stock / EYECARE
SIDEBAR