0 di keranjang

Keranjang kosong

Produk Organik Alami Natural Nusantara

Kerontokan Bunga Buah Kecil

Budidaya tanaman memang susah-susah gampang. Susahnya karena tanaman cabai sangat komplek permasalahannya, sehingga bagi mereka yang belum berpengalaman pasti akan menemukan kendala yang sangat besar. Baik itu kendala dari cuaca, iklim, hama penyakit maupun dari segi harga. Salah satu kendala yang sangat sering terjadi pada budidaya cabai adalah terjadinya kerontokan bunga maupun buah pada cabai.

Penyebab kerontokan pada bunga dan buah

Banyak yang belum mengetahui bahwa sebenarnya tidak semua penyebab rontoknya bungan dan buah adalah dari akibat alam, tetapi juga karena faktor kebutuhan unsur hara dalam tanah. Berikut adalah kemungkinan penyebab rontoknya bunga dan buah yang sering kali terjadi pada tanaman sayur dan buah yang kita tanam.

  • Kekurangan unsur hara

Nutrisi yang diperlukan untuk pembentukan bunga adalah pupuk yang mengandung unsur P (SP36), K (KCL dan KNO3) tinggi dan unsur mikro. Jangan terlalu banyak menggunakan pupuk N dan ZA karena akan menyebabkan tanaman aktif untuk pertumbuhan vegetative.

  • Kekurangan air

Air diperlukan untuk proses fotosintesis sehingga menghasilkan glukosa dan oksigen. Glukosa inilah yang akan digunakan untuk pembentukan bunga dan buah. Kekurangan air menyebabkan pembentukan bunga terganggu, tanaman akan layu, dan akhirnya bunga menjadi rontok.

  • Serangan hama dan penyakit

Biasanya hama perusak bunga dan buah adalah sejenis kutu penghisap nutrisi tanaman, yang biasanya menyerang permukaan dan bagian bawah daun. Hama perontok buah biasanya adalah ulat dan lalat buah. Semprotlah dengan insektisida dan fungisida.

  • Angin dan hujan

Adanya nagin kencang dan hujan lebat menyebabkan terganggunya penyerbukan. Serbuk dari banyak yang terbang dan jatuh sehingga hanya sedikit yang terjadi penyerbukan. Semprotlah menggunakan ZPT dan nutrisi yang mengandung asam amino.

  • Penyemprotan bahan kimia

Penggunaan pupuk daun, pupuk buah, insektisida dan fungisida juga bisa mengakibatkan bunga menjadi rontok. Bagi bunga penyemprotan bahan kimia adalah barang asing sehingga mengganggu proses pembungaan dengan sempurna.

Mencegah kerontokan bunga dan buah

Pertumbuhan tanaman yang subur dan sehat merupakan harapan setiap petani. Karena dengan tanaman yang tumbuh subur dan sehat, maka hasil panen dari tanaman tersebut tentunya akan menjadi berlimpah.

Bp. Sukemi adalah petani yang telah lama berkecimpung dalam hal budidaya tanaman cabai. Awalnya ia hanya sekedar mencoba Produk Pertanian PT Natural Nusantara (NASA) seperti POC NASA dan HORMONIK. Bp. Sukemi mulai menggunakan POC NASA dan HORMONIK ketika tanamannya menginjak usia 15 hari dan dilakukan bersamaan dengan pemberian pupuk susulan pertama yang terdiri dari ZA, KCI dan TSP. Pemberian POC NASA dan HORMONIK dilakukan dengan cara disemprotkan pada tanaman.

Dosis yang diberikan : POC NASA 40 cc + HORMONIK 10 cc dicampur dengan air 14 liter.

Perlakuan yang sama dilakukan pada usia tnaman 30 hari, 45 hari, 60 hari sampai dengan 70 hari. Pada usia tanaman 79 hari, tanaman cabai milik Bp. Sukemi sudah mencapai ketinggian 1,5 meter hingga 2 meter.

Menurut pengakuan Bp. Sukemi, ia sangat senang melihat tanaman cabainya tumbuh dengan sehat dan subur. Pertumbuhan tanaman yang cepat, daun yang berwarna hijau segar, buah dan bakal bunga yang semakin hari semakin banyak dan lebat, dan hal yang paling menggembirakan adalah persentase daya rontoknya sangat kecil.

Padahal diakui Bp. Sukemi, bahwa dulu sebelum menggunakan produk pertanian PT Natural Nusantara persentase rontoknya mencapai lebih dari 25%. Selain itu, dulu tanaman cabainya tidak begitu sehat dan subur. “Produk Pertanian dari PT Natural Nusantara (NASA) memang terbukti mampu menyuburkan dan memberi efek positif pada tanaman cabai”, ujarnya mengakhiri.

Butuh Bantuan? Jangan Sungkan!

Jika Anda Butuh Bantuan, Ataupun Hal -Hal Yang Ingin Ditanyakan, Jangan Ragu Untuk Menghubungi Kami, Dengan Senang Hati Akan Kami Bantu

----------------------------------------------------

TELP/SMS/WA

Tulis Komentar