• Kontak Kami
  • Hotline : 081394499700
  • SMS : 081394499700
  • BBM : D73783A1

Kontak Kami

( pcs) Checkout

INFO 1 : Pemesanan sebelum pukul 14.00 WIB akan dikirim pada hari yang sama. Apabila ada pemesanan setelah pukul 14.00 WIB akan di kirim keesokan harinya. Terima kasih atas perhatiannya.
Beranda » Produk » Argokomplek » TON (Menambah Plankton Pada Air)

TON (Menambah Plankton Pada Air)

Ditambahkan pada: 12 April 2017 / Kategori: , ,
Best Seller
OFF 20%
Kode : TONK
Berat : 250 gram
Stok : Ready Stock
Dilihat : 7.014 kali
Review : 1 review
Rp 55.000 Sebelum Rp 69.000
(OFF 20%) Hemat Rp 14.000
Tentukan Pilihan!

# TON (Menambah Plankton Pada Air)

Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja Anda
Lihat keranjang Anda
Lanjut Belanja
Checkout
Pesan melalui SMS? Klik SMS

Bagikan informasi tentang TON (Menambah Plankton Pada Air) kepada teman atau kerabat Anda.

Deskripsi TON (Menambah Plankton Pada Air)

TON (Tambak Organik Nusantara) Natural Nusantara mengeluarkan produk TON (Tambak Organik Nusantara) untuk membantu mengatasi permasalahan pada tambak.

TON merupakan pupuk organik murni yang mendukung konsep Agenda Dunia No.21 yaitu back to nature (kembali ke alam). Pupuk TON dibuat dari berbagai bahan alami yang berasal dari Indonesia dengan ketersediaan yang sangat melimpah sehingga tidak akan habis.

Pupuk TON mengandung bahan-bahan yang sangat dibutuhkan untuk proses perbaikan lingkungan dan ekosistem tambak, mengandung unsur ionik yang tinggi aktifitasnya, dan mengandung karbon aktif yang bermanfaat untuk meningkatkan senyawa-senyawa beracun yang mencemari lingkungan tambak.

Di dalam pupuk TON, terkandung unsur makro dan mikro yang lengkap yang dapat membantu mempercepat pertumbuhan plankton sebagai pakan alami ikan dan udang. Selain itu senyawa-senyawa organik yang terkandung dalam TON seperti vitamin, lemak dan protein sangat dibutuhkan untuk budidaya tambak.

TON (Tambak Organik Nusantara) memiliki formula alami khusus sebagai pupuk untuk tambak yang dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi ikan bandeng dan udang. Dapat juga untuk menjaga dan memperbaiki kelestarian lingkungan di sekitar tambak dengan cara mengikat logam berat yang terikat oleh partikel tanah dan mengurai senyawa komplek yang berbahaya bagi pertumbuhan udang dan bandeng.

Usaha Budidaya Udang dan Ikan di Tambak

Indonesia adalah salah satu negara yang kaya akan sumber daya alam. Negara yang terletak dia bagian tenggara asia ini terdiri dari wilayah yang didominasi oleh perairan. Wajar saja jika banyak masyarakat khususnya di daerah pesisir menggantungkan hidupnya dari hasil perikanan di Indonesia yang beberapa diantaranya adalah ikan dan udang. Banyak yang memilih menjadi nelayan, namun tak sedikit yang memilih menjadi peternak dengan memanfaatkan metode tambak. Dalam dunia perikanan, tambak dikenal sebagai kolam buatan. Biasanya tambak di buat di daerah yang mempunyai sumber air yang melimpah misalnya di pantai. Kolam buatan ini juga menjadi salah satu sarana yang banyak diaplikasikan sebagai budidaya perairan (akuakultur). Tambak biasanya dikorelasikan dengan air laut atau air payau. Tentu saja usaha tambak di Indonesia sangat melimpah karena banyaknya pantai yang membentang dari sabang hingga merauke. Sedangkan, kolam buatan yang digunakan untuk budidaya ikan menggunakan air tawar/sungai hanya disebut empang atau kolam. Sehingga dalam pandangan masyarakat luas tambak adalah kolam buatan yang ada di sekitar pantai / laut sedangkan kolam buatan yang dibuat di sekitar sungai atau sumber air dinamakan empang walaupun keduanya membudidayakan komoditas yang sama yaitu ikan dan udang.

Kondisi geografis Indonesia sangat mendukung untuk usaha tambak dimana wilayahnya didominasi oleh perairan. Salah satu tambak yang sangat mudah ditemui adalah tambak udang. Usaha ini menjadi salah satu primadona yang hasil panennya laku keras di pasaran. Tambang udang menjadi salah satu yang sangat menggiurkan dan memiliki peluang pasar yang sangat baik. Biasanya udang diolah untuk berbagai produk makanan yang dikenal dengan nama sea food.

Mungkin ketika mendengar nama udang, anda langsung membayangkan citarasa yang gurih dan khas dari daging udang. Benar saja, olahan udang menjadi salah satu makanan favorit di masyarakat karena selain memiliki rasa yang sangat lezat juga kaya akan kandungan yang bagus untuk kesehatan misalnya protein hewani, vitamin, dan kalsium. Banyak orang yang sangat berminat untuk konsumsi udang, sehingga menu dengan nuansa udang sangat mudah ditemui di berbagai rumah makan dengan gaya masak berbeda-beda.

Usaha budidaya udang termasuk menjadi salah satu jenis usaha yang menguntungkan dan membutuhkan waktu yang relatif singkat. Udang termasuk salah satu jenis spesies yang mudah ditemukan di dasar / tanah air. Anda bisa menemukan udang hidup di daerah pantai. Nah ! jika anda merupakan seseorang yang tinggal di daerah yang dekat dari sumber air misal baik pantai maupun sungai. Anda bisa memulai budidaya udang untuk mendapatkan penghasilan tambahan atau penghasilan utama. Jenis udang di Indonesia pun beragam, ada yang hidup di air asin dan air tawar. Sehingga anda tinggal menyesuaikan, sumber air mana yang dekat dengan tempat tinggal anda.

Keuntungan Usaha Tambak Udang

Banyak orang yang sudah menjalankan usaha budidaya udang dengan teknik tambak mendapatkan untung besar. Sampai saat ini usaha tambak air juga masih menjadi salah satu jenis usaha yang sangat menjanjikan. Ini tak lepas dari minat pasar yang tak pernah lesu untuk komoditas udang hasil tambak. Peminatnya pun bukan hanya konsumen di dalam negeri tapi juga di dalam negeri. Akan tetapi bisnis tambak udang juga bukanlah salah satu jenis usaha yang tanpa risiko kerugian.

Risiko kerugian tetap ada dalam bisnis tambak udang, namun persentasenya sangat minim. Sebaliknya, keuntungan yang bisa diraih dari usaha tambak udang sangat besar. Banyak petambak udang di Indonesia yang bisa menghasilkan uang puluhan juta dari hasil panen tambak udang mereka. Anda yang akan memulai usaha tambak harus mempersiapkan langkah demi langkah dengan tepat. Ini karena dibalik keuntungan yang melimpah, budidaya udang di tambang bukanlah sesuatu yang mudah.

Langkah-Langkah Usaha Tambak Udang

Berikut adalah hal-hal yang harus dipersiapkan dan diketahui ketika ingin memulai usaha tambak udang,

Fase Pembuatan Tambak untuk Udang

Tambak adalah kolam buatan yang biasanya dilapisi oleh plastik atau jaring-jaring. Pastikan kondisi tambak tidak bocor sehingga udang yang dibudidayakan tidak bisa lepas setelah pembibitan. Pastikan juga plastik atau jaring sebagai sekat dalam keadaan baik. Pastikan tambak dalam kondisi bersih khususnya dari hama seperti siput, keong, telur siput, dan kerang liar. Anda bisa menggunakan jenis plastik terpal jika ingin memulai usaha tambak udang dengan skala kecil. Konsepnya hampir sama dengan budidaya ikan seperti lele/nila di kolam. Namun, cara tersebut hanya cocok bagi budidaya dengan skala kecil. Ini disebabkan karena terpal plastik tidak cukup kokoh untuk usaha budidaya skala besar karena udang akan rawan lepas.

Fase Pembibitan Udang

Bibit udang menjadi salah satu faktor lain yang menentukan berhasil atau tidaknya usaha pertambakan udang. Untuk bisa mendapatkan bibit udang / benur yang berkualitas, anda bisa mendapatkannya dari petambak yang khusus menjalankan budidaya udang untuk pembibitan di daerah sekitar anda. Anda bisa mencari langsung atau mencarinya lewat jejaring internet. Ada beberapa jenis udang dengan masing-masing keunggulan dan umur yang berbeda yang bisa anda beli. Semakin besar ukuran bibit udang, maka semakin tinggi pula harga jual yang diberikan. Proses penebaran benur/bibit udang bisa dilakukan secara bersamaan. Biasanya satu tambak/kolam bisa ditebar 5000 hingga 10.000 bibit udang tergantung besar kecilnya tambak/kolam.

Fase Pemeliharaan

Setelah proses penebaran bibit selesai, maka proses selanjutnya yang harus anda pahami adalah pemeliharaan. Pemeliharaan ini akan menjadi salah satu kunci untuk mendapatkan hasil panen yang melimpah. Untuk hasil panen yang maksimal, anda harus memelihara udang bukan hanya sekedar pemberian makan namun juga vitamin dan obat-obatan. Pastikan pula oksigen dan kualitas air di tambak juga baik. Jika anda terlalu banyak menebar benur atau bibit udang maka kandungan oksigen dalam air akan menipis dan akan mengancam kehidupan udang di dalam kolam atau tambak. Oleh karena itu jika bibit yang ditebar sudah memasuki usia 2 bulan, maka penginciran harus rutin dilakukan untuk membuat kandungan oksigen di dalam tambak atau kolam tetap baik.

Hal penting lainnya adalah memastikan lingkungan di sekitar tambak kondusif dan tidak terlalu bising. Sebab, udang tidak akan mengalami pertumbuhan yang maksimal ketika di budidayakan di lingkungan yang bising. Pastikan juga aliran air tidak tercemar, sebab air yang tercemar dengan berbagai zat berbahaya bisa mengancam kehidupan udang. Pemberian vitamin seperti Pupuk TON dari PT. Natural Nusantara juga akan sangat bermanfaat karena mampu meningkatkan jumlah plankton sebagai sumber makanan lain bagi udang, mengikat zat mikro dan makro yang berbahaya bagi udang, dan memberikan vitamin untuk membuat pertumbuhan udang menjadi lebih maksimal.

Pemberian Pakan Udang

Pakan adalah salah satu hal yang bisa menentukan cepat atau tidaknya tumbuh kembang udang di tambak. Maka, untuk mendapatkan hasil panen yang melimpah anda harus memberikan pakan untuk udang dengan teratur dan terpola sercara baik. Biasanya, dalam sehari udang diberi pakan sebanyak tiga hingga empat kali. Waktu pemberian pakan yang tepat adalah pagi, siang, sore, dan malam. Baru setelah beberapa bulan, udang bisa dipanen untuk dijual ke pasaran. Ketika kuantitas udang semakin banyak maka jumlah pakan yang dibutuhkan juga banyak sehingga akan membutuhkan anggaran biaya yang cukup besar. Hal ini membuat anda harus bisa menyiasati untuk efisiensi anggaran khususnya untuk biaya pakan udang.

Pemberian pakan untuk udang harus dengan kuantitas yang cukup. Tidak berlebihan dan tidak kekurangan. Sebab jika berlebihan petambak akan mengalami defisit karena biaya pakan yang membengkak, sedangkan jika kurang udang tidak akan mengalami pertumbuhan yang baik dan terancam mati.

Fase Panen

Panen menjadi bagian akhir dari proses budidaya. Ini adalah bagian yang paling dinanti oleh para petambak. Jangan sampai merasakan pahitnya gagal panen, anda bisa mencegahnya dengan cara selalu mengawasi pertumbuhan udang dan melaksanakan fase pemeliharaan dengan cara yang baik dan benar. Jika ada satu udang yang tiba-tiba mati karena terserang penyakit, anda harus segera menentukan perawatan yang tepat untuk mencegah udang lain terjangkit penyakit yang sama dan berakhir dengan kematian. Masa panen udang umumnya adalah empat hingga lima bulan setelah bibit ditebar di tambak. Semakin besar dan semakin berat bobotnya, maka semakin tinggi pula harga yang diberikan oleh pasar untuk perkilogram udang yang anda budidaya.

Setelah dipanen, udang akan kembali disortir untuk memilah udang berdasarkan ukuran dan kualitasnya. Sebab perkembangan udang pada satu tambak yang sama tidak bisa merata. Untuk pemasaran udang, anda tidak perlu khawatir karena saat ini sudah banyak rumah makan atau pengepul yang siap menerima udang hasil panen dari tambak anda baik di kota ataupun di daerah.

Penanganan Penyakit

Seperti jenis budidaya lainnya, budidaya udang juga memiliki risiko terhadap ancaman penyakit yang bisa membuat petambak gagal panen. Pengetahuan tentang penanganan penyakit pada udang sangat penting untuk menentukan sukses atau tidaknya budidaya udang yang anda jalankan,

  • Udang Mengalami Diare

Diare pada udang menjadi salah satu masalah yang seringkali dihadapi oleh para pebisnis tambak. Udang terindikasi sedang mengalami diare ketika anda menemukan kotoran putih yang lunak seperti pasta gigi. Penyakit ini disebabkan oleh air tambak yang kotor dan berlumpur. Cara mengatasinya adalah dengan membersihkan dasar tambak hingga bersih.

  • Insang Merah

Insang merah adalah salah satu jenis penyakit yang berbahaya yang akan membuat udang bisa mati secara perlahan. Gejala dari penyakit insang merah adalah munculnya warna merah pucat di kepala udang bagian bawah. Insang merah disebabkan oleh keasaman pada tambak yang terlalu tinggi.

  • Bintik Putih

Bintik putih menjadi penyakit yang paling berbahaya untuk udang di tambak karena penyakit ini mempunyai sifat menular dan mematikan. Penyakit ini bisa membuat kematian udang di tambak dengan jumlah yang banyak. Hingga saat ini, belum ada penanganan yang bisa menyembuhkan penyakit ini. Maka, jika udang sudah terserang penyakit ini lebih baik untuk segera memanen udang dalam tambak.

Untuk menjaga kesehatan dan kualitas udang di dalam tambak, anda bisa menggunakan pupuk TON untuk tambak agar tambak anda semakin berkualitas dan bisa menghasilkan panen yang memuaskan.

Keunggulan dan Manfaat Pupuk TON

  • Mengikat logam berat yang terikat dengan partikel tanah yang akan berbahaya bagi kehidupan ikan dan udang
  • Dapat menguraikan senyawa komplek yang berbahaya dan beracun seperti H2S, asam laktat, amoniak, dan sebagainya
  • Memberikan semua jenis unsur mikro maupun makro yang lengkap untuk mempercepat pertumbuhan plankton sebagai pakan alami bagi ikan dan udang
  • Membantu merutinkan proses molting pada udang
  • Dapat meningkatkan pertumbuhan dan daya tahan tubuh udang
  • Membantu sistem pencernaan pada udang
  • Dapat meningkatkan perkembangan mikroorganisme yang bermanfaat untuk pertumbuhan bandeng dan udang
  • TON juga dapat digunakan pada kolam air tawar
  • Telah teruji multi lokasi, multi komoditi dan multi waktu
  • Memberikan gizi lengkap dan nutrisi untuk mempercepat pertumbuhan ikan dan udang. Penggunaannya dikombinasikan dengan POC NASA, VITERNA Plus dengan cara dicampur ke pakan ikan atau udang)
  • Membantu proses pergantian kulit (moulting) pada udang karena menyediakan kondisi lingkungan yang baik sehingga energi untuk moulting dapat dimiliki oleh udang

Kandungan Unsur Pupuk TON

  • N :  2,67%
  • P205 :  1,36%
  • K :  1,55%
  • Ca :  1,46%
  • S :  1,43%
  • Mg :  0,4%
  • CI :  1,27%
  • Mn :  0,01%
  • Fe :  0,18%
  • Cu :  < 1,19 ppm
  • Zn :  0,002%
  • Na :  0,11%
  • Si :  0,3%
  • AI :  0,11%
  • SI  :  0,3%
  • NaCI :  2,09%
  • SO4 :  4,31%
  • C/N ratio :  5,86%
  • PH :  8
  • Lemak :  0,07 %
  • Protein :  16,69%
  • Karbohidrat : 1,01%
  • Asam Humat :  1,29%

Cara Penggunaan Pupuk TON

Cara penggunaannya ada dua cara yaitu saat persiapan lahan tanah untuk kolam dan tambak dan saat persiapan lahan yang sudah di semen.

Aplikasi Pupuk TON pada lahan tanah

  • Kolam terlebih dulu dieringkan dengan cara dibiarkan di bawah sinar matahari yang terik
  • Pupuk TON dilarutkan dengan air untuk disiram siramkan ke dasar kolam atau tambak
  • Setelah kolam atau tambak diisi dengan air, taburkan Pupuk TON dengan dosis 250 gr atau 10 botol ke dalam tambak atau kolam
  • Biarkan selama 3 hari tujuannya memberi waktu pada plankton untuk tumbuh, ciri-ciri plankton yang sudah tumbuh adalah kolam berubah warna menjadi hijau
  • Setelah itu lakukan proses pembibitan
  • Untuk terapi budidaya, Pupuk TON ditebarkan dengan dosis 0,5 kg atau 2 botol setiap 1 bulan sekali

Aplikasi Pupuk TON pada lahan semen

  • Kolam terlebih dahulu dibersihkan dan diisi air setinggi 20 cm
  • Tebarkan Pupuk TON dengan dosis 1 kg per hektar
  • Biarkan selama 3 hari dan air mulai diisi penuh dan siap untuk budidaya
  • Tebarkan Pupuk TON setiap 15 hari sekali sebanyak 0,5 kg

TON (Tambak Organik Nusantara) juga berfungsi untuk menetralkan limbah dan menjadikan lahan tambak bebas dari pencemaran bahan kimia. Aplikasi TON harus dilakukan sesuai dengan dosis di atas untuk mendapatkan hasil yang optimal. Dapatkan Pupuk TON hanya dari distributor resmi PT. Natural Nusantara (NASA).

Butuh Bantuan? Jangan Sungkan!

Jika Anda Butuh Bantuan, Ataupun Hal -Hal Yang Ingin Ditanyakan, Jangan Ragu Untuk Menghubungi Kami, Dengan Senang Hati Akan Kami Bantu

 ----------------------------------------------------

TELP/SMS/WA

1 review untuk TON (Menambah Plankton Pada Air)

  • nasrul md nor

    saya ingin membeli produk TON ini,adakah anda boleh membuat penghantaran ke lokasi saya.malaysia

Silahkan tulis review Anda

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*







Produk Terkait TON (Menambah Plankton Pada Air)

STOK HABIS
Rp 75.000
Habis / SUKAS, SUKAM, SUKAO
OFF 25%
Rp 75.000 Rp 100.000
Ready Stock / LC08PN

Mungkin Anda tertarik dengan produk terbaru kami

Best Seller
OFF 21%
Rp 275.000 Rp 349.000
Ready Stock / WHTE
Best Seller
OFF 16%
Rp 250.000 Rp 299.000
Ready Stock / HDE
OFF 20%
Rp 180.000 Rp 225.000
Ready Stock / EYECARE
SIDEBAR