• Kontak Kami
  • Hotline : 082133666560
  • SMS : 082133666560
  • BBM : D73783A1

Kontak Kami

( pcs) Checkout

INFO 1 : Pemesanan sebelum pukul 14.00 WIB akan dikirim pada hari yang sama. Apabila ada pemesanan setelah pukul 14.00 WIB akan di kirim keesokan harinya. Terima kasih atas perhatiannya.
Beranda » Artikel Terbaru » Teknik Budidaya Buah Durian

Teknik Budidaya Buah Durian

Diposting pada 24 March 2017 oleh Natural Nusantara

Teknik Budidaya Buah Durian – Sekarang ini, usaha budidaya buah durian dapat memberikan keuntungan yang menggiurkan karena permintaan dan harga buah durian termasuk tinggi. Hal tersebut menjadikan usaha budidaya durian sebuah usaha agrobisnis yang memiliki prospek yang bagus.

 

  1. Natural Nusantara berusaha membantu memberikan solusi bagaimana cara budidaya durian dengan intensif, sehingga memungkinkan terjadinya peningkatan hasil secara Kuantitas, Kualitas dan Kelestraian Lingkungan (K-3).

 

Teknik Budidaya Buah Durian Teknologi NASA

  1. Syarat pertumbuhan durian

Tanaman durian dapat tumbuh maksimal di ketinggian 50-6020 mdpl, dengan intensitas cahaya 40-50%, dengan suhu lingkungan 22-30ºC, dan dengan curah hujan yang ideal sekitar 1.500-2.500 mm per tahun. Tanah yang baik untuk tanaman durian adalah tanah lempung berpasir subur dan memiliki banyak kandungan bahan organik dengan pH 6-7.

 

  1. Pembibitan buah durian

Pilihlah bibit tanaman yang subur, segar, sehat, daun banyak, batang kokoh, bebas penyakit dan hama, memiliki cabang 2-4 arah dan ada tunas baru.

 

  1. Persiapan lahan

Pembukaan lahan sebaiknya dilakukan pada musim kemarau. Bersihkan tanah dari gulma dan alang-alang serta tanaman keras yang dapat mengganggu masuknya sinar matahari. Jika berada di lahan miring sebaiknya dibuat terasering dan buat saluran-saluran pembuangan air.

 

  1. Jarak tanam

Jarak tanam yang umum berukuran 8 x 12 m atau 10 x 10 m

 

  1. Tanaman pelindung

Budidaya buah durian dengan skala besar dan luas yang berada di tempat terbuka sangat diperlukan tanaman pelindung, seperti turi, lamtoro, gamal, pepaya, atau sengon. Tanaman pelindung ditanam setelah penyiapan lahan.

 

  1. Lubang tanam

Buat lubang tanam dengan ukuran 50cm2. Pisahkan tanah bagian atas dan bagian bawah lalu biarkan selama kurang lebih 2 minggu. Tanah bagian atas kemudian dicampur dengan pupuk kandang matang 20 kg + 5 gram Natural GLIO + 10 kg Dolomit aduk sampai rata sebagai media tanam. Lalu masukkan campuran tersebut ke dalam lubang tanam dan biarkan 1 minggu sebelum bibit ditanam.

 

  1. Penanaman

Penanaman sebaiknya dilakukan saat awal musim hujan. Gali lubang tanam yang berisi campuran media tanam sesuai ukuran bibit. Ambil bibit dengan hati-hati agar akarnya tudak rusak kemudian tanam bibit sebatas leher akar tanpa mengikutkan batangnya. Lalu siramkan air secukupnya. Agar lebih optimal tambahkan pupuk organik SUPERNASA dengan dosis 1 botol untuk kurang lebih 200 tanaman. 1 botol SUPERNASA dilarutkan ke dalam 2 liter (2.000 ml) air untuk dijadikan larutan induk. Setiap 1 liter air diberi 10 ml larutan induk lalu siramkan ke setiap pohon atau dengan cara siramkan 1 sendok makan SUPERNASA per 10 liter air per pohon.

 

  1. Pengairan

Pengairan dilakukan sejak awal penanaman sampai tanaman berproduksi. Tetapi pada waktu berbunga, penyiraman sebaiknya dikurangi. Penyiraman paling baik dilakukan di pagi hari.

 

  1. Pemangkasan

Pemangkasan dilakukan terhadap tunas-tunas air, cabang atau ranting yang sudah mati dan terserang hama atau penyakit, serta ranting yang tidak terkena sinar matahari. Dan ketika tanaman mencapai ketinggian 4 – 5 m, pucuk tanamans ebaiknya dipangkas.

 

  1. Pemupukan
  • Dosis dan jenis pupuk tergantung pada kesuburan dan jenis tanah, misalnya :
UMUR (HARI) PUKAN (KG/PH) NPK (KG/PH) FREKWENSI PER-TAHUN
1 – 3 30 – 50 0,5 – 1,0 3 – 4
4 – 6 75 – 150 1,5 – 2,5 2 – 3
15 – 10 200 – 300 3,0 – 5,0 1 – 2

 

  • Pemupukan sejak awal pertumbuhan sampai tahun ke-3 menggunakan pupuk NPK yang kadar N tinggi
  • Waktu pemupukan pupuk kandang hanya sekali dalam setahun pada akhir musim hujan atau awal musim kemarai.
  • Siramkan SUPERNASA pada usia 0-3 tahun dan Power Nutrition diatas 3 tahun dengan cara sesuai diatas. Semprotkan 3-4 tutup POC NASA ditambah 1 tutup HORMONIK per tangki, setiap 1-2 bulan selama masih bisa dijangkau alat semprot.

 

  1. Pembuahan diluar musim

Cara mengatur pembungaan setiap pohon durian per blok, yaitu :

Jika ingin panen pada bulan Agustus – November, maka pada bulan Maret tanaman pada blok diberi pupuk 1,5-2 kg NPK + 1 sendok makan Power Nutrition per 10 liter air per pohon. Selain itu sekitar 3 bulan sebelumnya tanah penanaman harus dikeringkan. Jika saat pengeringan turun hujan, tanah di sekeliling tanaman dalam radius 5-7 meter diberi mulsa dan dibuatkan saluran pembuangan air. Setelah bunga mekar dan menjadi buah, tanaman diberi pupuk NPK dosis 0,5 – 1 kg per tanaman.

 

  1. Penyerbukan

Tidak semua bunga durian dapat menjadi buah karena bunga mekar pada sore sampai malam hari sehingga tidak banyak serangga penyerbuk. Oleh karena itu, perlu dilakukan penyerbukan buatan. Dengan cara sapukan kuas halus pada bunga mekar pada malam hari.

 

  1. Perawatan buah durian

Buah diseleksi setelah berdiameter 5 cm. Sisakan dua buah terbaik, dengan jarak ideal buah satu dengan buah yang lain yaitu sekitar 30 cm. Untuk mencegah kerontokan buah setelah berumur 10 hari sejak terbentuk, lebih bagus lagi jika diberikan pupuk makro NPK (0,5 – 1 kg/pohon) ditambah Power Nutrition (1 botol untuk 30-50 pohon).

 

Pengendalian Hama dan Penyakit Buah Durian

  1. Penggerek batang

Menyerang dengan cara membuat lubang pada batang, dahan, atau ranting. Gejalanya tanaman layu, daun kering dan rontok, akhirnya mati. Pengendaliannya dengan cara potong dan musnahkan batang, dahan, atau ranting yang terserang, lalu tutup bekasnya dengan kapas yang sudah diberi POC NASA + PESTONA atau disemprotkan.

 

  1. Penggerek buah

Gejalanya buah menjadi busuk. Semprotkan sejak awal dengan PESTONA sejak buah berumur 1 minggu.

 

  1. Kutu putih

Gejalanya, daun menjadi kering dan merana sehingga bunga dan buah bisa rontok. Semprotkan PENTANA atau PESTONA + AERO-810 secara bergantian.

 

Pemanenan Buah Durian

Durian jenis monthong dapat dipanen sekitar 125 – 135 hari setelah bunga mekar. Durian jenis Chanee dapat dipanen sekitar 110 – 116 hari setelah bunga mekar. Buah durian telah mencapai tingkat kematangan sempurna 4 bulan setelah bunga mekar. Cara panen dengan memetik atau memotong buah di pohon dengan pisau. Bagian yang dipotong adalah tangkai buah dekat pangkal batang dan suahakan buah durian tidak sampai terjatuh karena mengurangi kualitas buah.

 

Dengan penggunaan pupuk organik yang tepat dan Teknik Budidaya Durian yang baik, kita berpeluang besar untuk mencapai hasil panen yang maksimal.

Bagikan informasi tentang Teknik Budidaya Buah Durian kepada teman atau kerabat Anda.

Teknik Budidaya Buah Durian | PT.Natural Nusantara

Belum ada komentar untuk Teknik Budidaya Buah Durian

Silahkan tulis komentar Anda

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Mungkin Anda tertarik produk berikut ini:
Rp 70.000
Ready Stock / PWRK
OFF 30%
Rp 176.000 Rp 250.000
Ready Stock / P-BANDENG
Rp 200.000
Ready Stock / NCX
SIDEBAR