• Kontak Kami
  • Hotline : 081394499700
  • SMS : 081394499700
  • BBM : D73783A1

Kontak Kami

( pcs) Checkout

INFO 1 : Pemesanan sebelum pukul 14.00 WIB akan dikirim pada hari yang sama. Apabila ada pemesanan setelah pukul 14.00 WIB akan di kirim keesokan harinya. Terima kasih atas perhatiannya.
Beranda » Artikel Terbaru » Bagian-Bagian Sel Hewan dan Fungsinya

Bagian-Bagian Sel Hewan dan Fungsinya

Diposting pada 3 July 2017 oleh Mba Seli

Sel Hewan dapat ditemukan di dalam setiap binatang. Sel hewan berbeda dengan sel tumbuhan. Perbedaan paling utama adalah bahwa sel hewan tidak mampu membuat makanannya sendiri seperti sel tumbuhan. Di dalam setiap tubuh binatang terdapat triliunan sel hewan yang masing-masing berbeda, tergantung dengan jenis dan fungsinya. Sebagian besar sel hewan memiliki minimal tiga bagian utama, yaitu inti el, membran sel dan sitoplasma.




Inti sel berfungsi mengarahkan semua aktivitas sel. Inti sel dapat dianggap senagai otak dari satu sel. Karena tanpa inti sel, suatu sel tidak dapat berfungsi. Inti sel hewan terikat oleh membran sel.

Membran sel pada sel hewan berfungsi untuk melindungi sel-sel hewan, seperti melindungi bernda-benda berbahaya keluar dari sel, dan benda-benda bermanfaat masuk ke dalam sel.

Sitoplasma merupakan pengisi sebagian bsar sel hewan dan berfungsi untuk membantu memberikan bentuk sel dan membuat organel di tempat yang benar. Ketika organel perlu mengangkut bahan sekitar sel, sitoplasma berperan untuk memastikan proses ini berjalan dengan lancar. Sitoplasma juga berfungsi untuk membantu memecah limbah sel.

Ciri khas sel hewan yaitu memiliki sentriol. Setiap sel hewan mengandung dua sentriol yang terdapat dalam sitoplasma di dekat permukaan sebelah luar nukleusnya. Setiap sentriol terdiri dari satu baris silinder yang berisi sembilan mikrobotul. Setoap mikrobotul mempunyai dua bagian yang terikat dengannya. Kedua sentriol biasanya berhadapan dengan sudut tegak lurus.




Sebelum satu sel hewan membelah diri, terlebih dulu sentriolnya melakukan duplikasi dan satu pasang berpindah ke sisi berlawanan pada nukleus, kemudian baru gelondong pembelahan terbentuk di antaranya. Pada beberapa sel, sentriol menduplikasi diri membentuk benda basal silia dan flagelata.

Semua sel hewan tidak memiliki bentuk, ukuran dan fungsi yang baku dan sama. Setiap sel hewan hadir dengan bermacam bentuk dan ukuran. Beberapa sel ditutupi oleh dinding, dan beberaoa lainnya tidak tertutup oleh dinding. Beberapa memiliki mantel berlendir, dan beberapa lainnya tidak. Namun mekanisme selular utama sel hewan tetaplah sama, yaitu untuk membantu fungsi tubuh.

Bagian-bagian Sel Hewan dan Fungsinya

  1. Membran Sel

Membran sel merupakan pembungkus sel paling luar yang tersusun atas protein (lipoprotein) dan lemak (lipid). Bagian sel ini berperan untuk mengatur mineral dan nutrisi yang masuk dan keluar sel. Fungsi membran sel yaitu :

  • Mengatur keluar masuk nutrisi dan mineral
  • Sebagai pembungkus / pelindung sel
  • Menerima rangsangan dari luar
  • Tempat berlangsungnya berbagai reaksi kimia
  1. Sitoplasma

Merupakan bagian sel yang berupa cairan sel atau zat seperti gel. Sitoplasma mempunyai 2 bentuk yaitu Fase gel (cair) dan Fase Sol (padat). Khusus cairan yang terdapat di dalam nukleus disebut Nukleoplasma. Bagian sel hewan ini tersusun dari protein dan 90% air sehingga sitoplasma berfungsi sebagai pelarut. Jika konsentrasi rendah akan menjadi padat dan lembek yang disebut dengan gel. Sebaliknya, ketika konsentrasi air tinggi maka akan encer yang biasa disebut dengan sol. Fungsi sitoplasma yaitu :

  • Sebagai sumber bahan kimia sel
  • Tempat berlangsungnya metabolisme sel
  1. Retikulum Endoplasma

Retikulum Endoplasma (RE) menjadi bagian sel terbesar kedua setelah mitokondria. Karena RE membentuk rangkaian interkoneksi rata terowongan yang bentuknya seperti benang-benang jala. Retikulum Endoplasma terdiri dari 2 macam, yaitu RE kasar dan RE halus. RE kasar berfungsi untuk memegang protein yang terbentuk di ribosom. Oleh karena itu RE kasar akan ditempeli oleh ribosom dan RE halus tidak ditempeli oleh ribosom. Fungsi retikulum endoplasma yaitu :

  • Sebagai tempat untuk menyimpan fospolipid, steroid dan glikolipid
  • Sebagai tempat pengangkut sintesis, steroit dan lemak
  • Membantu detoksifikasi sel-sel berbahaya di dalam sel (REh)
  • Sebagai sintesis protein (Rek)
  1. Mitokondria

Mitokondria merupakan mesin sel. Bentuknya hampir mirip dengan cerutu dan mempunyai dua lapisan membran yang berlekuk-lekuk yang bernama kritas. Glukosa dan oksigen bekerja sama dalam pembentukan energi untuk metabolisme dan aktivitas seluler dalam bagian sel sehingga miktokondria dijuluki The Power House karena dapat menghasilkan energi. Mitokndria dalam bentuk tunggal disebut mitokondrion. Mitokondrion dapat merubah energi kimia menjadi energi lain. Fungsi mitokondria :

  • Repirasi selular
  • Penghasil energi dalam bentuk ATP
  1. Mikrofilamen

Mikrofilamen terbentuk dari protein, aktin dan miosin. Berbentuk mirip dengan mikrotubulus namun diameter mikrofilamen lebih kecil dan lebih lembut. Mikrofilamen memiliki peran dalam pergerakan sel, eksositosis dan endositosis.

  1. Peroksisom (Badan Mikro)

Peroksisom merupakan kentong kecil yang berisi enzim katalase. Berfungsi menguraikan sisa metabolisme yang berupa peroksida (H2O2) yang bersifat toksik menjadi air dan oksigen yang berbahaya bagi sel. Peroksisom banyak terdapat di ginjal dan sel hati. Fungsi peroksisom:

  • Mengubah lemak menjadi karbohidrat
  • Menguraikan perokida (H2O2) menjadi air dan oksigen

  1. Mikrotubulus

Mikrotubulus terletak di dalam sitoplasma yang ditemui di sel eukariot. Berbentuk panjang berongga seperti silindris dengan diameter 12 nm dan diameter luar 25 nm. Terdiri dari tubulin, yaitu molekul yang berbentuk bulat protein globurat. Saat kondisi tertentu tubulin akan spontan membentuk silindris panjang berongga. Mikrotubulus memiliki sifat kaku. Fungsi mikrotubulus:

  • Melindungi sel
  • Memberi bentuk sel
  • Berperan dalam pembentukan flagela, silia dan sentriol
  1. Badan Golgi / Kompleks Glogi / Aparatus Golgi

Badan golgi terdapat di fungsi ekskresi seperti ginjal dan dapat ditemui di semua sel eukariotik. Berbentuk kantung pipih berbagai ukuran dari kecil hingga besar dan terikat oleh membran.




Setiap sel hewan umumnya mempunyai 10 – 20 badan golgi. Fungsi badan golgi:

  • Untuk membentuk lisosom
  • Membentuk vesikula (kantung) untuk ekskresi
  • Untuk membentuk membran plasma
  • Memproses protein
  1. Nukleus

Merupakan inti sel yang mengendalikan dan mengatur aktivitas sel, sejak proses metabolisme hingga proses pembelahan sel. Nukleus terdapat pada sel eukariotik dan mengandung DNA (Asam Deoksiribonukleat) dan kromosom. DNA terdiri dari nukleotida yang membantu dalam pembentukan protein pada proses translasi dan transkripsi. Fungsi nukleus :

  • Untuk menjaga integritas gen-gen
  • Mengontrol aktivitas sel dengan mengelola ekspresi gen
  • Menyimpan informasi genetik
  • Tempat terjadinya replikasi
  • Mengendalikan proses metabolisme dalam sel
  1. Sentriol

Sentriol berbentuk tabung, terdiri dari mikrotubulus semirigid dan ditemui pada sel eukariota. Bagian sel ini juga berperan dalam pembelahan sel dan pembentukan silia dan glagela. Selain itu sentriol ikut berperan dalam mengatur geometri sel dan orientasi. Sepasang sentriol yang membentuk struktur gabungan disebut sentrosom. Sel tumbuhan tidak mempunyai sentriol walaupun sel hewan membelah tanpa sentriol. Sel hewan tanpa sentriol maka silia atau flagela tidak berkembang secara fungsional. Fungsi sentriol:

  • Berperan dalam pembentukan silia dan flagela
  • Membantu proses pembelahan sel dalam membentuk benang spindel
  1. Lisosom

Berbentuk kantung terikat di membran yang berisi enzim hidrolitik yang diperlukan untuk memecah bagian yang tidak diperlukan dari sel untuk digunakan kembali (mengontrol pencernaan instraseluler) dalam keadaan apapun. Bagian sel ini terletak pada sel eukariotik. Fungsi lisosom:

  • Mencerna materi menggunakan fagositosis
  • Memasukan makromulekul dari luar menuju ke dalam sel menggunakan mekanisme endositosis
  • Mengontrol pencernaan intraseluler
  • Penghancur organel sel yang tidak diperlukan / telah rusak (autofagi)
  1. Sitoskeleton

Merupakan organel sel berupa jalinan filamen-filamen protein dan bulu-bulu halus yang terletak antara nukleus dan membran. Berperan dalam pergerakan sel dan organel-organel sel serta memberi dan menjaga bentuk sel.

Demikian ulasan singkat mengenai Sel Hewan dan Fungsinya. Semoga dapat menambah pengetahuan Anda.




Bagikan informasi tentang Bagian-Bagian Sel Hewan dan Fungsinya kepada teman atau kerabat Anda.

Bagian-Bagian Sel Hewan dan Fungsinya | PT.Natural Nusantara

9 komentar untuk Bagian-Bagian Sel Hewan dan Fungsinya

Silahkan tulis komentar Anda

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Mungkin Anda tertarik produk berikut ini:
OFF 27%
Rp 55.000 Rp 75.000
Ready Stock / HBBHAP
Best Seller
OFF 16%
Rp 250.000 Rp 299.000
Ready Stock / HDE
OFF 29%
Rp 125.000 Rp 175.000
Ready Stock / SERGOLD
SIDEBAR