• Kontak Kami
  • Hotline : 082133666560
  • SMS : 082133666560
  • BBM : D73783A1

Kontak Kami

( pcs) Checkout

INFO 1 : Pemesanan sebelum pukul 14.00 WIB akan dikirim pada hari yang sama. Apabila ada pemesanan setelah pukul 14.00 WIB akan di kirim keesokan harinya. Terima kasih atas perhatiannya.
Beranda » Artikel Terbaru » Teknik Budidaya Pohon Mahoni Hingga Berproduksi

Teknik Budidaya Pohon Mahoni Hingga Berproduksi

Diposting pada 26 July 2017 oleh Mba Seli

Pohon Mahoni adalah jenis tanaman berkayu keras yang dimanfaatkan sebagai bahan bangunan maupun bahan baku di industry furniture. Mahoni memiliki daun yang tidak terlalu lebar, berbentuk lancip dan bisa dijadikan sebagai makanan ternak. Tanaman mahoni termasuk jenis tanaman yang mudah berdaptasi dengan berbagai kondisi lingkungan. Bahkan, tidak sedikit masyarakat yang tinggal di daerah pegunungan membudidayakannya. Namun, sejatinya mahoni akan tumbuh dengan baik di daerah yang bertanah kering.

Untuk membudidayakan tanaman mahoni tidaklah sulit, bahkan terbilang sangat mudah. Dan melihat permintaan akan kayu mahoni yang terus menunjukkan peningkatan, rasanya menanam dan membudidayakan mahoni bisa dijadikan sebagai opsi investasi. Berikut adalah panduan singkat tentang bagaimana teknik budidaya tanaman mahoni yang baik dan benar.

Langkah-langkah Budidaya Pohon Mahoni

Pembibitan Mahoni

Bibit tanaman mahoni bisa didapat melalui beberapa cara, misalnya dengan biji atau generative, cangkok atau bisa juga didapat dengan teknik okulasi. Namun, cara yang paling direkomendasikan adalah dengan melalui teknik generative atau melalui biji karena akar tanaman nantinya akan lebih kuat. Itu terjadi karena tanaman yang bibitnya didapat dari biji mempunyai akar tunjang yang mengakar dengan sangat kuat ke tanah. Teknik pembibitan dengan biji juga sangat mudah karena cukup dengan meletakkan biji pada media tanam dan tunggu hingga tumbuh.

Pemeliharaan Bibit

Penyiraman bibit yang sudah disemai dilakukan dengan sangat hati – hati. penyiraman dilakukan secara teratur dua kali sehari, yakni pada pagi dan sore hari. Setelah bibit mulai tumbuh, penyiraman cukup dilakukan satu bulan sekali. Penting untuk meletakkan persemaian pada naungan untuk menghindari air hujan dan paparan sinar matahari langsung. Pemupukan dilakukan dengan menggunakan UREA, KCl dan SP18 dengan takaran ½ sendok untuk setiap bibit. Akukan penyulaman apabila ditemukan bibit yang mati. Penyiangan dilakukan pada bibit yang terserang gulma atau tanaman pengganggu lainnya.

Persiapan Lahan Budidaya

Persiapan lahan tanam dilakukan dengan menaburkan pupuk kandang atau pupuk kompos pada lahan tanam yang sudah disiapkan dengan takaran 2 ton untuk satu hektar. Pemberian pupuk dilakukan 3 atau 4 minggu sebelum masa penggarapan tanah dengan dibajak dan dicangkul. Pemupukan bertujuan untuk memberikan nutrisi dasar kepada tanah sekaligus menggemburkannya. Jika tanah memiliki pH yang tergolong rendah, maka penting untuk menambahkan kapur atau dolomit supaya pH menjadi netral. Jarak tanam untuk bibit mahoni yang dianjurkan adalah 5 X m dengan kedalaman sekitar 50 cm. sebelum bibit ditanam, wajib untuk terlebih dahulu menaruh pupuk kandang ke dalam lubang tanam untuk memberikan nutrisi awal. Hal ini dilakukan 2 atau 3 minggu sebelum penanaman bibit.

Penanaman

Buka polybag atau kantong persemaian kemudian letakkan bibit pada lubang tanam yang sudah disiapkan. Pastikan posisi bibit tegak dan letakkan ke dalam lubang dengan hati – hati supaya tidak merusak akar. Lalu, tutup lubang menggunakan tanah. Terakhir, siram menggunakan air secukupnya agar kelembabannya terjaga.

Perawatan Tanaman Mahoni

Ada beberapa tahapan pemeliharaan tanaman mahoni yang wajib untuk dilakukan, yakni:

  • Penyiraman; dilakukan pada saat mahoni masih dalam masa awal hingga tanaman dapat tumbuh dengan baik
  • penyiangan; dilakukan pada saat gulma dan tanaman pengganggu muncul
  • Pemberantasan hama dan penyakit; dilakukan menggunakan pestisida sesuai dengan dosis yang dianjurkan
  • Pemupukan; dilakukan setelah usia tanaman mahoni memasuki 5 tahun. Pemupukan dilakukan dengan Urea, KCL dan phospat.

Panen Pohon Mahoni

Mahoni bisa dipanen setelah berumur 10 tahun, terutama jika akan digunakan untuk furniture. Jika akan dipakai sebagai bahan bangunan, maka usia yang dianjurkan adalah 15 tahun atau lebih.

Teknik Pemupukan Pohon Mahoni untuk Meningkatkan Produksi Tanaman

  1. Pemupukan pembibitan / Pra tanam

  • Jarak tanam: 3 x 2,5 : 1.400 bibit + 600 bibit untuk sulam apabila ada tanaman yang mati
  • Total bibit: 2.000 bibit untuk luas lahan 1 Hektar
  • Dosis pemupukan:
    • HORMONIK : 1 tutup + 2 Liter Air untuk -+ 500 Bibit, Jadi 1 hektar ~~ 2.000/400 = 4 tutup botol Hormonik
    • POC NASA : 3 tutup + 2 Liter Air untuk -+ 500 Bibit, jadi 1 hektar 2.000 /500 x 3 = 12 tutup botol Poc Nasa
  • Jadi kebutuhan pupuk saat pra tanam adalah1 botol POC NASA(100 cc) dan 1 botol HORMONIK (100 cc)
  1. Pemupukan saat pembibitan polybag

  • Dosis: 3 tutup POC NASA + 1 tutup HORMONIK pertangki untuk 3 meter2 (-+ 700 bibit)
  • Lahan 1 Ha = 2.000 : 700 = 2,8 Tangki ~~ 3 Tangki semprot
  • POC NASA =  3 tangki x 3 tutup ~~ 9 Tutup Poc Nasa
  • HORMONIK = 3 tangki x 1 tutup ~~ 3 tutur Hormonik
    • Jika dalam 1 minggu 2x semprot, maka total pemakaian sejumlah: 18 tutup Poc Nasa dan 6 tutup Hormonik
    • Maka dalam 1 bulan Poc Nasa 72 tutup ~~ 2 botol Poc Nasa
    • Hormonik 24 tutup ~~ 3 botol
  1. Pemupukan saat pohon mahoni telah ditanam di lahan

Pengocoran

  • Dosis: 1 sendok SUPERNASA+ 10 liter air untukkurang lebih 5 pohon
  • Lahan 1 Ha ~~ 1.400 : 5 = 280 sendok SPRK ( 1 botol SPRK = -+ 20 sendok)
  • Kebutuhan SPRK (250 gr) = 280 : 20 = 14 botol/ha/aplikasi
  • Dalam 1 tahun pemupukan dilakukan sebanyak 3x aplikasi yaitu 4 bulan 1x sesuai dengan kebutuhan
  • Jadi untuk 1 tahun ~~ 3 x 14 botol = 42 botol SPRK

Penyemprotan

  • Dosis: 4 tutup POC NASA+ 1 Tutup HORMONIK pertangki (-+ 14 liter) untuk 20 pohon
  • Lahan 1 Ha ~~ 1.400 : 20 = 70 tangki
  • POC NASA ~~ 70 x 4 tutup = 280 tutup
  • HORMONIK ~~ 70 x 1 tutup = 70 tutup
  • Penyemprotan dilakukan sebulan 1x, jadi dalam 1 tahun dibutuhkan:
    • POC NASA ~~ 280 tutup x 12 = 3.360 tutup ~~ -+ 8 botol POC NASA (500cc)
    • HORMONIK ~~ 70 tutup x 12 = 870 tutup ~~ -+ 9 Botol
  1. Penggunaan NPK Umur 1 Tahun

  • Dosis: 100 gr NPK per pohon diberikan bersamaan SUPERNASA
  • Lahan 1 Ha ~~ 1.400 x 100 gr = 140 Kg NPK
  • Pemupukan NPK dilakukan setahun 2 kali yaitu pada awal dan akhir musim hujan
  • Jadi kebutuhan NPK pertahun ~~ 2 x 140 Kg = 280 Kg NPK
  1. Pengendalian Hama (Ulat, Penggerek Batang, Kutu-kutuan)

  • Dosis: 5 – 10 tutup PESTONA per tangki (-+14 liter)
  • Asumsi 1 tangki untuk 20 pohon
  • Lahan 1 Ha ~~ 1.400 : 20 = 70 tangki x 5 – 10 tutup Pestona = 350 – 700 tutup PST ( 1 – 2 botol Pestona per aplikasi)
  • Penyemprotan dilakukan 1 bulan sekali sesuai dengan keadaan serangan hama
  • Jadi dalam setahun dibutuhkan 12 botol PESTONA

Demikian pembahasan mengenai Teknik Budidaya Pohon Mahoni. Semoga bermanfaat. Dapatkan Produk Pertanian NASA untuk budidaya pohon mahoni, hanya dari distributor resmi PT Natural Nusantara.

Bagikan informasi tentang Teknik Budidaya Pohon Mahoni Hingga Berproduksi kepada teman atau kerabat Anda.

Teknik Budidaya Pohon Mahoni Hingga Berproduksi | PT.Natural Nusantara

Belum ada komentar untuk Teknik Budidaya Pohon Mahoni Hingga Berproduksi

Silahkan tulis komentar Anda

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Mungkin Anda tertarik produk berikut ini:
OFF 13%
Rp 328.000 Rp 375.000
Ready Stock / P-TOMAT
Rp 75.000
Ready Stock / HWT
OFF 8%
Rp 367.500 Rp 400.000
Ready Stock / P-STRAWBERRY2
SIDEBAR