Kontak Kami

( pcs) Checkout

Buka jam 08.00 s/d jam 21.00 , Sabtu, Minggu & Hari Besar Tutup
INFO 1 : Pemesanan sebelum pukul 14.00 WIB akan dikirim pada hari yang sama. Apabila ada pemesanan setelah pukul 14.00 WIB akan di kirim keesokan harinya. Terima kasih atas perhatiannya.
Beranda » Artikel Terbaru » Membuat MOL Dengan Cara Sederhana

Membuat MOL Dengan Cara Sederhana

Diposting pada 6 May 2017 oleh Mba Seli

Membuat MOL Dengan Cara Sederhana – Masyarakat dan para petani telah mulai menyadari bahaya yang ditimbulkan akibat pemakaian bahan kimia sintetis dalam melakukan usaha pertanian, baik itu pupuk kimia maupun pestisida kimia. Pemerintah juga telah sadar bahwa efek samping penggunaan pupuk kimia dapat merusak tanah. Oleh karena itu, dibuatlah program GO ORGANIK pada tahun 2010 yang lalu. Salah satu cara perbaikan kondisi biologi tanah yang rusak akibat dari penggunaan pupuk dan pestisida kimia adalah dengan menggunakan MOL (Mikro Organisme Lokal).

Gaya hidup sehat dengan slogan “Back To Nature” telah menjadi trend baru dan meninggalkan gaya hidup lama yang menggunakan bahan kimia seperti pupuk kimia, pestisida kimia dan hormon tumbuh dalam usaha pertanian. Sehingga masyarakat akan semakin bijak dalam memilih bahan pangan yang ramah untuk lingkungan dan aman bagi kesehatan. Pangan yang sehat dan bergizi tinggi dapat diperoleh dari hasil produksi pertanian yang menggunakan metode baru yang dikenal dengan sebutan pertanian organik organik.

Pertanian organik yaitu teknik budidaya pertanian dengan menggunakan bahan-bahan tanpa menggunakan bahan-bahan kimia. Tujuan utama pertanian organik yaitu menyediakan hasil produksi pertanian (terutama bahan pangan) yang aman untuk kesehatan ketika dikonsumsi dan ramah lingkungan ketika memproduksinya. Namun, persepsi pertanian organik di kalangan petani saat ini terbilang mahal dan penerapannya sulit. Sehingga perkembangan pertanian organik di Indonesia sedikit lamban, sampai ada penemuan suatu pupuk organik sekaligus pestisida nabati yaitu MOL (Mikro Organisme Lokal).

 

Apa Itu MOL?

MOL (Mikro Organisme Lokal) berfungsi sebagai pupuk organik dan pestisida nabati. MOL merupakan semacam bakteri buatan untuk menyuburkan tanah atau menguraikan sampah organik menjadi kompos. Banyak bahan alami di sekitar kita yang dapat dimanfaatkan. Satu contohnya yaitu keong, keong menjadi hama bagi tanaman padi karena keong dapat memakan tanaman padi yang masih muda. Namun sejak adanya pembuatan MOL, keong yang dulu hanya sebagai tanaman padi sekarang dapat dijadikan bahan utama untuk pembuatan MOL.

Ada banyak jenis-jenis MOL berdasarkan bahan bakunya, yaitu mol maja, keong, rebung bambu, buah-buahan, telor bebek yang sudah dingin, nasi, dan lain-lain. Setiap jenis-jenis MOL memiliki fungsi dan keunggulan masing-masing, misalnya untul MOL telur bebek yang sudah dingin, telur bebek mengandung protein yang tinggi sehingga baik di aplikasikan untuk tanaman.

Penggunaan MOL ini tidak hanya untuk pertanian tetapi dapat juga di aplikasikan untuk perternakan seperti digunakan dalam campuran makanan sapi, atau dicampurkan pada kolam budidaya ikan Lele.

Lele itu selain memakan pakan buatan juga mempunyai pakan alami yaitu fitoplankton, zooplankton dan plankton lainnya. Plankton ini akan tumbuh lebih banyak bila diaplikasikan MOL pada lahan budidayanya, karena MOL tersebut mengandung bakteri, bakteri ini yang menjadi makanan plankton dan akhirnya plankton tersebut berkembang biak dengan baik dan akhirnya terciptalah pakan alami bagi Lele.

Bahan utama pembuatan MOL ada 3 jenis komponen, yaitu :

  1. Karbohidrat

Bisa berasal dari air tajin (cucian beras) , nasi basi (nasi bekas), singkong, kentang dan gandum. Yang paling banyak digunakan yaitu air tajin.

  1. Glukosa

Bisa berasal dari gula merah diulek sampai halus dan diencerkan dengan air, cairan gula pasir, cairan gula batu, air gula dan air kelapa.

  1. Sumber Bakteri

Bisa berasal dari keong, labu kayu (maja), kulit buah-buahan misalnya tomat, pepaya, dan lain-lain.

 

Cara Membuat MOL Sederhana

  1. Nasi Basi

Siapkan nasi sisa yang sudah basi sebanyak kira-kira satu mangkok kecil atau sesuai kebutuhan. Letakkan dalam wadah dan biarkan basi hingga muncul jamur berwarna oranye. Sebaiknya nasi diletakkan di tempat yang terbuka tapi jangan sampai mengering. Kebanyakan orang biasa meletakkannya di bawah tempat cucian piring atau di pojokan dapur, asalkan baunya tidak mengganggu penghuni rumah

  1. Larutan Gula

Mikroorganisme pada nasi basi membutuhkan makanan untuk berkembang. Yang kita gunakan sebagai makanan untuk mikroorganisme tersebut adalah gula. Larutkan 5 sendok makan gula pasir ke dalam 1 liter air. Masukkan larutan gula ke mangkok yang berisi nasi basi yang telah berjamur tadi. Aduk hingga tercampur rata, dan diremas-remas supaya halus (sebaiknya gunakan sarung tangan).

  1. Bau tape

Campuran nasi dan larutan gula tersebut didiamkan selama satu minggu atau lebih, hingga mengeluarkan bau seperti bau tape. Jika sudah bau tape, artinya telah siap untuk digunakan selanjutnya.

  1. Pemakaian dan Penyimpanan

Agar mudah digunakan, MOL nasi yang telah siap panen tersebut dimasukkan dalam botol air mineral. Kemudian siap untuk digunakan. Dapat disiramkan langsung ke media tanam tanpa perlu disaring. Tetapi harus disaring terlebih dahulu jika penggunaannya dengan cara disiram/disemprot ke tanaman.

 

Anjuran

  1. Saran Pemakaian MOL

Jika ingin digunakan sebagai starter kompos, larutkan MOL dengan air menggunakan perbandingan 1:20. Artinya, 1 sendok makan MOL air 20 sendok makan, bila 1 liter MOL diberi air 20 liter, dan seterusnya, gunakan kelipatannya seperti prinsip pengenceran. Hal ini bertujuan supaya MOL tidak terlalu pekat dan tidak merusak media tanam. Setelah itu larutan MOL dapat langsung disiramkan ke media tanam, hindarkan terkena batang dan daun. Penyiraman MOL bisa dilakukan sekali seminggu atau 2 kali seminggu.

  1. Saran Penyimpanan MOL

Wadah untuk menyimpan MOL sebaiknya diberi lubang udara sedikit agar udara dalam wadah dapat berganti. Jika disimpan pada botol air mineral, tutup botol dapat dilubangi sedikit. Tambahkan sedikit gula pasir sebagai makanan mikroorganismenya.

 

Cara Memperbanyak MOL

Daripada membuat MOL berulang-ulang, lebih baik memperbanyaknya. Caranya memperbanyak MOL :

MOL dibagi ke dalam 2 wadah. Misalnya 1 botol MOL, dibagi menjadi dua botol, separuh-separuh. Tambahkan air sampai hampir penuh. Masukkan gula pasir sedikit. Setelah beberapa hari cairan MOL di dalam botol akan menjadi lebih pekat, itu berarti MOL sudah beranak-pinak. Lakukan cara yang sama untuk membuat MOL pada botol-botol berikutnya.

Biasanya MOL hanya digunakan sebagai pupuk untuk tanaman rumah dalam pot yang hanya skala kecil. Karena bahan baku MOL yang hanya merupakan limbah yang jumlahnya tidak stabil. Jika Anda memiliki tanaman atau usaha budidaya dengan skala besar, Anda dapat menggunakan Paket Pertanian NASA dari PT. Natural Nusantara. Paket Pertanian NASA terdiri dari beberapa pupuk organik seperti POC NASA, SUPERNASA, dan lain-lain, pestisida alami seperti Natural BVR, PENTANA, PESTONA, METILAT Lem, dan lain-lain , hormon tambahan untuk tanaman seperti HORMONIK, produk untuk merangsang pembungaan dan pembuahan seperti Power Nutrition, dan masih banyak lagi. Sehingga dapat meningkatkan hasil panen produksi tanaman yang sedang dibudidaya dan mendukung Program Pertanian Organik.

Bagikan informasi tentang Membuat MOL Dengan Cara Sederhana kepada teman atau kerabat Anda.

Membuat MOL Dengan Cara Sederhana | PT.Natural Nusantara

Belum ada komentar untuk Membuat MOL Dengan Cara Sederhana

Silahkan tulis komentar Anda

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Mungkin Anda tertarik produk berikut ini:
Rp 39.500
Ready Stock / SKAO, SKAB
STOK HABIS
Rp 42.500
Habis / VTR
Popular!
Rp 110.000
Ready Stock / HERBA
SIDEBAR