Kontak Kami

( pcs) Checkout

Buka jam 08.00 s/d jam 21.00 , Sabtu, Minggu & Hari Besar Tutup
INFO 1 : Pemesanan sebelum pukul 14.00 WIB akan dikirim pada hari yang sama. Apabila ada pemesanan setelah pukul 14.00 WIB akan di kirim keesokan harinya. Terima kasih atas perhatiannya.
Beranda » Artikel Terbaru » Jenis-Jenis Kambing

Jenis-Jenis Kambing

Diposting pada 21 April 2017 oleh Mba Seli

Jenis-Jenis Kambing – Kambing merupakan salah satu hewan ternak yang telah banyak dibudidayakan oleh peternak tradisional. Di Indonesia, konsumsi dan produksi daging kambing memang tidak sebesar daging sapi dan daging ayam. Persaingan antar peternak kambing belum sesengit ayam atau sapi, karena belum banyak perusahaan besar yang terjun ke usaha ternak kambing. Dan hingga saat ini, ternak kambing masih dilakukan oleh para peternak tradisional.

Selain daging, hasil produksi dari kambing adalah susunya. Dari beberapa penelitian, susu kambing telah disebutkan mempunyai berbagai keunggulan dibandingkan dengan susu sapi. Susu kambing diklaim lebih cocok untuk daerah Asia khususnya karena susu kambing mempunyai butiran lemak yang lebih besar dibandingkan susu sapi. Harga susu kambing juga lebih tinggi dari susu sapi.

 

Kambing Budidaya

  1. Kambing Kacang

Merupakan jenis kambing lokal dan paling banyak dibudidayakan di Indonesia. Tubuh kambing kacang lebih terlihat mungil dibandingkan dengan beberapa jenis kambing lain. Tetapi ketahanan tubuh kambing kacang sangat baik terhadap penyakit dan keadaan alam pada daerah tropis. Karena kambing kacang mempunyai sifat yang bisa dibilang tahan banting, sehingga saat budidaya kambing jenis ini tidak memerlukan perawatan yang terlalu ribet. Kambing kacang banyak dibudidayakan secara sampingan atau subsisten.

Ciri-ciri kambing kacang :

  • Kepalanya berukuran kecil
  • Bertanduk pendek
  • Kedua telinganya berdiri tegak
  • Mempunyai janggut yang panjang
  • Bulu kambing kacang tipis, berwarna putih, hitam, coklat atau kombinasi dari ketiga warna tersebut
  • Yang menjadi ciri khas kambing kacang jantan adalah terdapat bulu yang tumbuh membujur mulai dari leher, pundak, punggung hingga ke ujung ekornya
  • Ukuran kambing kacang jantan yang sudah dewasa mencapai 30 kg, kambing kacang betina mencapai 25 kg
  1. Kambing Etawa / Jamnapari

Banyak yang masih keliru menyebur jenis kambing etawa. Kebanyakan yang dimaksud etawa oleh masyarakat adalah kambing peranakan etawa (PE). Padahal kambing etawa sendiri sebenarnya bernama kambing jamnapari yang berasal dari daerah Etawah, India. Kambing jamnapari pertama kali dibawa pada tahun 1930-an oleh Hindia Belanda dan pada tahun 1947 diperkenalkan oleh Presiden Soekarno. Pada masa penjajahan Belanda, kambing jamnapari dikbudidayakan di Kaligesing, Purworejo, Jawa Tengah. Pada masa Presiden Soekarno, kambing etawa dibudidayakan di Desa Senduro (kaki Gunung Semeru), Jawa Timur.

Kambing jamnapari memiliki perawakan yang cukup bonsor. Kambing jamnapari jantan bisa mencapai bobot 120 kg saat dewasa, dan kambing jamnapari mencapai 90 kg. Jenis kambing ini merupakan kambing perah yang bisa diambil susunya. Produksi susu kambing jamnapari sebanyak 2 liter per hari.

  1. Kambing Peranakan Etawa (PE)

Kambing peranakan etawa (PE) disebut juga kambing etawa. Jenis kambing ini merupakan hasil dari perkawinan silang antara kambing jamnapari dan kambing lokal. Ras kambing etawa yang terkenal beredar di Indonesia adalah ras senduro dan ras kaligesing. Kambing etawa ras senduro adalah hasil perkawinan silang antara kambing jamnapari dan kambing manggolo (kambing lokal asal Lumajang). Sedangkan kambing etawa ras kaligesing adalah ras kambing hasil dari perkawinan silang antara kambing jamnapari dan kambing kacang.

Kelebihan jenis kambing ini adalah dapat dibudidayakan sebagai kambing pedaging atau kambing penghasil susu. Keunggulan inilah yang membuat banyak peternak belomba-lomba membudidayakan kambing etawa. Karena selain mengutamakan hasil dagingnya, para peternak juga dapat memanen susunya.

Bobot kambing etawa jantan mencapai 120 kg dan kambing etawa betina mencapai 80 kg. Bahkan untuk kambing etawa ras senduro yang berwarna putih, pernah dilaporkan ada peternak yang berhasil mengembangkannya hingga mencapai bobot 170 kg untuk kambing etawa jantan.

  1. Kambing Jawa Randu

Kambing jawa randu adalah jenis kambing hasil dari persilangan dari kambing peranakan etawa dan kambing kacang. Dari bentuknya, kambing jawa randu terlihat seperti kambing kacang tetapi ukuran tubuhnya sedikit lebih besar. Kambing jawa randu perilakunya juga mirip dengan kambing kacang, sering berkeliaran dan digembalakan. Namun, kambing jawa randu bisa menyantap hijauan, tidak hanya rumput-rumputan.

Meskipun tidak sebesar dan segagah kambing etawa, kambing jawa randu juga bisa menghasilkan susu mencapai 1,5 liter per hari. Kambing jenis ini cenderung lebih cepat berkembang daripada kambing kacang. Saat usia dewasa kambing jawa randu jantan dan betina bisa mencapai bobot hingga 40 kg, banyak dibudidayakan sebagai hewan akikah dan hewan kurban.

  1. Kambing Boer

Kambing boer berasal dari Afrika Selatan dan merupakan jenis kambing pedaging unggul. Pertumbuhan kambing boer tergolong sangat cepat, ketika suai 3 bulan bobotnya mencapai 35-45 kg. Kambing boer dewasa yang berusia 2-3 tahun dapat mencapai bobot hingga 150 kg, dan kambing boer betina mencapai bobot 90 kg.

Ciri-ciri kambing boer :

  • Badannya panjang dan lebar
  • Berkaki pendek
  • Bulunya dominan warna putih
  • Bulu pada bagian kepala berwarna coklat muda hingga coklat
  • Hidungnya cembung
  • Telinganya panjang dan menggantung ke bawah
  1. Kambing Saanen

Kambing Saanen berasal dari Swiss, terkenal sebagai jenis kambing penghasil susu yang handal. Produksi susu kambing ini bisa mencapai 740 kg selama masa laktasi. Kelemahan jenis kambing ini adalah kurang bisa beradaptasi dengan iklim tropis seperti di Indonesia. Di Indonesia, budidaya jenis kambing ini biasa disilangkan dengan kambing lain yang lebih tahan terhadap iklim tropis.

Demikian beberapa jenis kambing yang dapat dibudidayakan di Indonesia untuk tujuan penggemukan maupun penghasil susu. Semoga Bermanfaat.

Bagikan informasi tentang Jenis-Jenis Kambing kepada teman atau kerabat Anda.

Jenis-Jenis Kambing | PT.Natural Nusantara

Belum ada komentar untuk Jenis-Jenis Kambing

Silahkan tulis komentar Anda

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Mungkin Anda tertarik produk berikut ini:
Rp 200.000
Ready Stock / NCX
STOK HABIS
SIDEBAR