• Kontak Kami
  • Hotline : 082133666560
  • SMS : 082133666560
  • BBM : D73783A1

Kontak Kami

( pcs) Checkout

INFO 1 : Pemesanan sebelum pukul 14.00 WIB akan dikirim pada hari yang sama. Apabila ada pemesanan setelah pukul 14.00 WIB akan di kirim keesokan harinya. Terima kasih atas perhatiannya.
Beranda » Artikel Terbaru » Panduan Budidaya Ikan Cupang

Panduan Budidaya Ikan Cupang

Diposting pada 1 April 2017 oleh Mba Seli

Panduan Budidaya Ikan Cupang – Budidaya ikan cupang tidak membutuhkan tempat yang luas dan modal yang banyak. Karena ikan cupang termasuk salah satu ikan hias yang mudah sekali dipelihara. Budidaya ikan cupang bisa dijadikan sebagai usaha sampingan. Tidak sedikit yang mulanya hanya penggemar kemudian beralih menjadi pembudidaya ikan cupang yang berhasil.

Ikan cupang dalam bahasa latin Betta sp. Merupakan ikan tawar yang berasal dari daerah tropis. Ikan cupang mudah ditemukan di perairan Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Habitat ikan cupang adalah rawa-rawa, sungai, dan danau yang arusnya tenang. Di alam bebas, ikan cupang hidup secara berkelompok.

Jenis-jenis Ikan Cupang

  1. Halfmoon

Jenis halfmoon mempunyai sirip dan ekor yang membentuk setengah lingkaran. Terlihat seperti bulan separuh atau halfmoon.

  1. Plakat

Ikan cupang dengan jenis plakat, merupakan jenis ikan cupang yang paling banyak digemari. Jenis plakat ini mempunyai bentuk yang agak pendek dan terlihat buntek. Banyak yang menyebut ikan cupang jenis ini adalah ikan cupang tarung atau ikan cupang laga. Karena jika disatukan dalam satu tempat, ikan cupang ini akan bertarung. Banyak pembudidaya yang sengaja mengembangbiakkan ikan ini supaya menjadi kuat, agresif dan galak menggunakan obat-obatan sejak ikan menetas.

  1. Cupang Alam

Cupang alam ini masih merupakan jenis asli dari alam dan belum pernah dilakukan penyilangan dan rekayasa genetik. Ikan cupang jenis ini banyak ditemukan di daerah sawah, rawa dan sungai.

  1. Double Tail Betta

Ikan cupang jenis ini mirip dengan ikan cupang halfmoon, yang cirinya dapat dilihat dari ekor yang menyatu dengan sirip dan membentuk hingga setengah lingkaran. Tetapi sesuai dengan namanya yaitu double tail, ikan jenis ini ekornya terbagi menjadi dua.

  1. Veiltail

Dulu ikan cupang jenis ini sangat populer karena mudah sekali di dapat. Tetapi seiring dengan berjalannya waktu dan muncul banyak jenis ikan cupang baru, ikan cupang veiltail popularitasnya semakin meredup.

  1. Crowntail

Jenis ini dapat dilihat dengan ciri ekornya yang seperti mahkota jika diterbalikkan ke atas. Karena keindahan ekornya dan terlihat unik, popularitas  ikan cupang crowntail ini sampai mendunia. Padahal jenis crowntail ini dikembangbiakkan oleh breeder asal Indonesia yaitu di daerah Slipi, Jakarta.

 

 

  1. Giant Betta

Sesuai dengan namanya, ikan cupang jenis giant betta ini mempunyai tubuh besar mencapai panjang hingga 15 cm. Karena kondisi tubuhnya yang besar membuat ikan cupang ini kurang cekatan dalam berenang.

 

 

Cara Ternak Ikan Cupang

  1. Memilih Bibit Ikan Cupang

Bibit yang berkualitas harus berasal dari keturunan yang unggul, bebas dari penyakit, kondisi sehat, dan tidak memiliki cacat firik. Bibit ikan cupang jantan dan betina ditempatkan secara terpisah.

Ciri ikan cupang jantan adalah berwarna cerah, gerakannya lincah, ekor dan sirip lebih mengembang lebar dan ukuran tubuhnya lebih besar. Ciri ikan cupang betina adalah ekor dan siripnya lebih pendek, berwarna lebih kusam, ukuran tubuhnya lebih kecil, dan gerakanyya lebih lamban.

Pemijahan dilakukan saat induk betina dan jantan telah siap untuk dikawinkan atau telah memasuki fase matang gonad. Ciri-ciri indukan cupang yang telah siap dikawinkan yaitu:

  • Cupang jantan
  • Telah berumur 4-8 bulan
  • Badan berbentuk panjang
  • Siripnya panjang dan berwarna terang dan atraktif
  • Gerakan agresif dan lincah
  • Cupang betina
  • Telah berumur 3-4 bulan
  • Badan berbentuk bulat dan perut buncit
  • Siripnya pendek dan terlihat kusam (tidak menarik)
  • Gerakannya lambat
  1. Proses Pemijahan

Setelah induk sudah siap kawin, kemudian siapkan wadah berupa aquarium kecil berukuran sekitar 20 x 20 x 20 cm. Siapkan juga gelas plastik untuk ikan cupang betina dan tumbuhan air misalnya kayambang.

Setiap kali kawin, ikan cupang dapat menghasilkan telur hingga 1.000 butir. Selama 24 jam setelah pembuahan, telur tersebut sudah menetas. Meskipun telur yang dihasilkan banyak, tetapi pada akhirnya hanya terdapat sekitar 30-50 ekor cupang yang hidup.

Ikan cupang jantan bisa dikawinkan hingga 8 kali setiap 2-3 minggu sekali. Untuk ikan cupang betina, usahakan hanya dikawinkan sekali. Jika dipaksakan akan menghasilkan telur yang didominasi berkelamin betina.

  1. Telur Menetas dan Merawat Burayak

Telur yang sudah menetas disebut burayak. Burayak yang masih berumur 1-2 har tidak perlu diberi makan. Ketika sudah berumur 3 hari keatas, baru diberikan pakan berupa kutu air atau telur ayam rebus dan diberikan kuning telurnya saja.

Ketika berumur 7 minggu dan lebih, burayak dapat diberi makan air kol (air hasil rendaman sayur kol). Pada waktu ini, induk ikan cupang jantan dipindah ke wadah lain.

  1. Merawat Ikan Cupang

Ketika anakan ikan cupang sudah berumur 1 bulan keatas, anakan ikan cupang mulai dipindahkan. Pisahkan anakan tersebut ke dalam wadah kecil-kecil yang terbuat dari kaca. Pakan tidak perlu diberikan secara sering-sering , cukup 2 kali dalam sehari.

Untuk makanan ikan cupang dewasa, dapat gunakan konsentrat atau voer ikan hias yang banyak dijual di toko ikan hias. Bisa juga ditambahkan pakan ikan alami berupa cuk nyamuk atau cacing sutera.

Air harus selalu diganti secara teratur agar terjaga kebersihanyya. Karena sangat penting menjaga kualitas air agar ikan cupang tidak mudah terserang penyakit yang disebabkan dari penumpukan kotoran.

Sekian artikel mengenai Cara Beternak Ikan Cupang ini. Semoga Bermanfaat.

Bagikan informasi tentang Panduan Budidaya Ikan Cupang kepada teman atau kerabat Anda.

Panduan Budidaya Ikan Cupang | PT.Natural Nusantara

Belum ada komentar untuk Panduan Budidaya Ikan Cupang

Silahkan tulis komentar Anda

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Mungkin Anda tertarik produk berikut ini:
OFF 10%
Rp 235.000 Rp 260.000
Ready Stock / P2-CABAI
Rp 100.000
Ready Stock / NCP
OFF 17%
Rp 262.000 Rp 315.000
Ready Stock / P-LIVER
SIDEBAR