• Kontak Kami
  • Hotline : 082133666560
  • SMS : 082133666560
  • BBM : D73783A1

Kontak Kami

( pcs) Checkout

INFO 1 : Pemesanan sebelum pukul 14.00 WIB akan dikirim pada hari yang sama. Apabila ada pemesanan setelah pukul 14.00 WIB akan di kirim keesokan harinya. Terima kasih atas perhatiannya.
Beranda » Artikel Terbaru » Membuat Nutrisi Hidroponik Sendiri Dengan Mudah

Membuat Nutrisi Hidroponik Sendiri Dengan Mudah

Diposting pada 8 May 2017 oleh Mba Seli

Cara Membuat Nutrisi Hidroponik Sendiri – Hal pertama yang sangat perlu diketahui adalah jenis bahan pupuk beserta kandungannya. Karena ada beberapa jenis kandungan pupuk khasiatnya berbeda. Sehingga dapat merubah komposisi dalam larutan sebuah nutrisi, sehingga pupuk menjadi tidak optimal manfaatnya.

Tanaman akan tumbuh dengan baik apabila pada unsur-unsur makro serta mikronya sudah terpenuhi semuanya. Unsur-unsur makro yaitu Nitrogen (N), Fosfor (P), Kalium (K), Kalsium (Ca), Magnesium (Mg), dan Sulfur (S) dan unsur mikro yaitu Besi (Fe), klor (Cl), Mangan (Mn), Seng (Zn), Boron (B), ddan Molibdenum (Mo) yang dibutuhkan jumlahnya sangatlah besar.

Unsur hara (nutrisi) seperti Nitrogen (N) diperlukan untuk pertumbuhan awal pada tanaman dalam (pertunasan) dan pembentukan daun. Fosfat dibutuhkan untuk membentuk akar, sehingga dapat menyerap nutrisi (hara) dengan baik. Kalium berperan penting dalam proses fotosintesis dan mengontrol peralihan dari fase vegetatif menuju fase generatif (pembentukan buah).

Pemberian nutrisi Hidroponik sangat berkaitan erat dengan kadar asam (pH) pada larutan nutrisi tersebut. Kandungan dalam nutrisi hidroponik harus dikontrol agar larutan tersebut mengandung pH yang disukai oleh tanaman, yang pada umumnya sekitar pH 5,5-6,5.

 

Cara Membuat Nutrisi Hidroponik Alami

Bahan dan Alat

  • Ember kapasitas 100 L, 1 buah
  • Kotoran ayam atau kambing, 1 karung
  • Dedak atau bekatul, 1/2 karung
  • Jerami atau dedaunan, 30 kg
  • gula merah, 100 gr
  • Bioaktivator (EM1, EM4 atau GP-1), 50 ml
  • Botol plastik air mineral volume 1 L, 1 buah
  • Selang aerator transparan ber diameter 0,5 cm secukupnya
  • Air bersih secukupnya

Cara Membuat

  • Beri lubang sebesar selang pada bagian tutup ember.
  • jerami di potong-potong halus, lalu di campuri dedak dan kotoran ayam.
  • Masukkan campuran bahan organik tersebut ke dalam ember yang kedap udara. lalu tambahkan air dengan perbandingan 2 : 1.
  • Aduklah campuran tadi dengan perlahan sampai semuanya terlarut.
  • Pada tempat yang lain, larutkanlah gula merah dan bioktivator ke dalam 5 liter air dan diaduk sampai merata.
  • Masukkanlah larutan bioktivator pada ember plastik yang kedap terhadap udara. Kemudian tutup rapat ember plastik tadi.
  • Masukkanlah selang aerator pada bagian tutup ember. Nah pada bagian ini, anda pastikan bahwa benar-benar tidak ada celah pada ember. Untuk mengatasi itu bisa kita gunakan plester rekat.
  • Isi air pada 3/4 botol plastik. Masukkan selang aerator sisi lainnya ke dalam botol. Proses ini akan berlangsung secara anaerob.
  • Diamkan selama 7 sampai 10 hari. Jika sudah tercium bau hasil fermentasi pada ember berarti pembuatan larutan telah berhasil.
  • Setelah proses fermentasi selesai, kemudian saringlah larutan itu dengan menggunakan saringan kain. Ampas larutan yang sudah di saring bisa digunakan untuk membuat nutrisi hidroponik organik jenis padat.

Penggunaan nutrisi hidroponik menggunakan pupuk cair organik buatan sendiri adalah bentuk pemanfaatan dari parang bekas yang tidak terpakai, jadi anda tidak harus membeli media ataupun perlengkapan yang mahal karna anda bisa menggunakan barang barang yang ada disekitar lingkungan anda sendiri. Artikel yang sudah saya tuliskan adalah bentuk sederhana dari kultur hidroponik sekala hobi, sekedar menghilangkan jenuh dari rutinitas saya sebagai pengajar.

Anda bisa mengkreasikan sendiri bentuk dan ukuran kit dari hidroponik itu sesuai dengan apa yang anda kehendaki. karena artikel yang saya buat sekedar catatan kecil saya tentang pengalaman dan sebagai sarana saya mengaplikasikan ilmu yang sudah saya dapat.

 

Cara Membuat Nutrisi Hidroponik Anorganik

Bahan dan Alat

  • Pupuk NPK 16-16-16 sebanyak 10 gram
  • Pupuk Gandasil D sebanyak 5 gram
  • Air sungai atau sumur 10 sebanyak liter (Jika menggunakan air keran endapkan selama 10 hari)
  • Plastik bekas air mineral sebanyak 3 gelas
  • Pupuk KCL sebanyak 10 gram
  • Ember berkapasitas volume 10 liter
  • Timbangan 1
  • Alat pengaduk jumlahnya 1

Cara Membuat

  • Isi 100 ml air pada ketiga gelas plastik
  • Pada setiap gelas dilarutkan pupuk KCL, NPK, dan Gandasil dengan cara yang sempurna sehingga tidak ada endapan pada gelas tersebut.
  • Campurkanlah ketiga larutan tadi ke dalam ember.
  • Kemudian tambahkan air sampai 10 liter dan aduk hingga tercampur semua.
  • Cara membuat nutrisi hidroponik ini sangat cocok untuk pertumbuhan tunas pada tanaman sayuran hidroponik. Seperti kangkung, sawi dan lainnya.
  • pada tanaman cabe bisa ditambahkan 10 gram pupuk urea. Sedangkan pada tanaman yang lain, seperti terong, tomat, dan timun bisa ditambahkan 15 sampai 20 pupuk urea kedalam larutan.
  • Dalam tahap pembungaan Serta pembuahan, lakukan proses mengurangi jumlah pupuk urea menjadi 50% dari jumlah takaran yang sebelumnya.
  • Kemudian tambahkan pupuk NPK sebanyak 50%, dan pupuk Gandasil D diganti dengan pupuk Gandasil B.

 

Cara Membuat Pupuk Hidroponik

Bahan

  • Pupuk daun Gandasil (Growmore) : 50 gr
  • KCL : 1000 gr
  • NPK : 1000 gr
  • Urea : 1000 gr

Alat

  • Alat pengaduk
  • Air sumur, air sungai,/Air PAM yang sudah diendapkan selama 7–10 hari.
  • Drum plastik ber volume 100 liter
  • Ember ber Volume 20 Liter
  • Timbangan digital

Cara Membuat

  • Semua bahan yang sudah ditimbang dimasukkan ke dalam ember berukuran 20 liter.
  • Air sumur sebanyak 20 liter dituangkan ke dalam ember sedikit demi sedikit sambil diaduk. Aduk hingga tidak ada lagi pupuk yang mengkristal dan tidak ada endapan.
  • Larutan pekatan tadi tuangkan ke dalam bak penampungan volume 100 liter.
  • Air sumur tadi dikucurkan ke dalam bak penampungan dengan diaduk sampai penuh hingga mencapai volume 100 liter.
  • Larutan Nutrisi sudah siap untuk digunakan.

Suatu hal yang harus diingat, ketika membudidaya tumbuhan hidroponik, faktor yang harus diperhatikan yaitu nutrisi hidroponik. Pertumbuhan pada tumbuhan yang menggunakan cara menanam hidroponik bergantung pada kadar nutrisi yang dipakai untuk makananan pokoknya.

Hasil bertanam sayuran hidroponik akan lebih maksimal, jika pada larutan nutrisinya ditambah dengan Pupuk Organik NASA dari PT Natural Nusantara yang berupa POC NASA dan HORMONIK.

Unsur-unsur nutrisi yang sangat dibutuhkan tumbuhan hidroponik seperti nitrogen, magnesium, sulfur, fosfor, kalium, kalsium, mangan, klor, zat besi, seng, boron, dan molibdenum. Karena dari itu saya ingin mengatasi masalah kamu agar tahu cara membuat nutrisi hidroponik sendiri dan alami.

Bagikan informasi tentang Membuat Nutrisi Hidroponik Sendiri Dengan Mudah kepada teman atau kerabat Anda.

Membuat Nutrisi Hidroponik Sendiri Dengan Mudah | PT.Natural Nusantara

Belum ada komentar untuk Membuat Nutrisi Hidroponik Sendiri Dengan Mudah

Silahkan tulis komentar Anda

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Mungkin Anda tertarik produk berikut ini:
OFF 13%
Rp 371.000 Rp 425.000
Ready Stock / P-PISANG
Rp 200.000
Ready Stock / NCX
SIDEBAR