• Kontak Kami
  • Hotline : 082133666560
  • SMS : 082133666560
  • BBM : D73783A1

Kontak Kami

( pcs) Checkout

INFO 1 : Pemesanan sebelum pukul 14.00 WIB akan dikirim pada hari yang sama. Apabila ada pemesanan setelah pukul 14.00 WIB akan di kirim keesokan harinya. Terima kasih atas perhatiannya.
Beranda » Artikel Terbaru » Budidaya Ikan Guppy

Budidaya Ikan Guppy

Diposting pada 21 April 2017 oleh Mba Seli

Budidaya Ikan Guppy – Ikan guppy (Poecilia Reticulata) adalah ikan hias yang mudah untuk dikembang biakkan. Habitat asli ikan guppy berada di sungai dan danau yang airnya tenang. Ikan guppy juga mampu hidup di air payau yang kadar garamnya cukup tinggi.

Budidaya ikan guppy tidak memerlukan peralatan yang mahal. Ikan guppy populer sebagai ikan hias karena keindahan warna dan keindahan bentuk siripnya, terutama ikan guppy jantan. Sedangkan ikan guppy betina cenderung memiliki warna yang kusan, sama halnya dengan ikan cupang.

Jenis Ikan Guppy

  1. Ikan Guppy Red Dragon

Ikan guppy Red Dragon merupakan salah satu primadona dari semua jenis ikan guppy yang beredar di Indonesia. Harga ikan guppy Red Dragon juga tergolong tinggi, 3 ekor ikan guppy Red Dragon bisa mencapai 1 juta rupiah. Namun harga tersebut sebanding dengan keindahan warna dan bentuk ikan guppy jenis ini. Namun ikan guppy Red Dragon juga memiliki kelemahan, yaitu ketika berenang gerakannya sedikit aneh seperti keberatan ekor. Ikan guppy Red Dragon mempunyai sirip ekor yang melebar ke samping yang disebut ekor delta. Ekor delta juga dimiliki oleh ikan guppy jenis Blue Grass.

  1. Ikan Guppy Cobra

Ikan guppy jenis ini memiliki corak yang mirip seperti ular kobra, sesuai dengan namanya. Corak Cobra yang dimiliki terdapat di seluruh tubuh ikan guppy. Corak tersebut berwarna putih, hitam dan kuning. Ikan guppy jenis Cobra juga banyak diburu oleh para peconta ikan hias di tanah air.

  1. Ikan Guppy Metalik

Disebut ikan guppy Metalik karena ikan guppy jenis ini memiliki tubuh berwarna biru atau abu-abu metalik. Ikan guppy Metalik memiliki sub jenis lagi yaitu ikan guppy Metalik Cobra. Jenis guppy Metalik Cobra merupakan hasil perkawinan dari ikan guppy Metalik dan ikan guppy Cobra. Ikan guppy Metalik Cobra mempunyai warna metalik pada dadanya dan bagian tubuh belakang berwarna cobra.

  1. Ikan Guppy Japan Blue

Guppy jenis ini diperkirakan berasal dari negara Jepang. Ciri khas dari ikan guppy import ini adalah warna biru pada bagian pinggang ikan guppy jantan. Namun seiring berkembangnya yeknologi dan waktu, ikan guppy Japan Blue telah memiliki banyak variasi warna. Hasil perkawinan silang pada ikan guppy Japan Blue terbaru adalah warna biru pada yang terdapat di kepala dan pangkal ekornya.

  1. Ikan Guppy Blue Moscow Albino

Jenis ikan guppy ini juga berasal dari negara luar Indonesia, tepatnya di Moscow. Nama Guppy Blue Moscow Albino didapat dari tubuhnya yang berwarna pink dan perpaduan warna ungu. ekor ikan guppy Blue Moscow Albino yang menjuntai membuat ikan guppy ini terlihat anggun ketika bergerak. Sehingga banyak orang menyukai ikan guppy jenis ini untuk mempercantik isi akuarium mereka.

  1. Ikan Guppy Red Lace Snakesin

Ikan guppy ini mempunyai corak unik seperti corak batik dengan warna merah. Ekor dan sirip ikan guppy yang panjang, membuat ikan guppy red lace snakesin terlihat sangat cantik berenang di dalam aquarium.

  1. Ikan Guppy German Platinum Crown Tail

Ekornya yang berbentuk seperti mahkota, yang membuat ikan guppy jenis ini dinilai unik. Banyak pecinta ikan hias yang memburunya sebagai hiasan aquarium.

  1. Ikan Guppy Mozaik

    Ikan guppy jenis ini mempunyai warna biru pada pangkal dan sirip ekor dengan struktur warna yang teratur. Apabila ikan guppy Mozaik memiliki warna biru, warna campuran umumnya yaitu warna kuning. Apabila memiliki warna biru tua, warna campuran umumnya yaitu warna merah. Ikan guppy Mozaik juga mempunyai pola garis bergelombang pada siripnya dan ciri khas ini juga menjadi salah satu daya tarik tersendiri bagi para pecinta ikan Guppy Mozaik.

    1. Ikan Guppy Red Blonde

Memiliki bentuk dan ukuran tubuh lebih mini dibandingkan ikan guppy jenis lain. Meski ukurannya mini, ikan guppy Red Blonde memiliki keindahan yang tidak kalah mempesona dan tetap terlihat cantik saat berenang dengan balutan ekor yang berwarna merah menjuntai.

Cara Budidaya Ikan Guppy

Tempat Budidaya Ikan Guppy

Beberapa peralatan yang dibutuhkan untuk budidaya ikan guppy yaitu wadah (tempat), tanaman air, dan aerator. Wadah atau tempat untuk pemijahan ikan guppy bisa menggunakan aquarium, bak semen atau ember plastik.

Wadah atau tempat yang diperlukan saat budidaya ikan guppy ada empat fungsi, yaitu tempat pemisahan indukan (2 wadah), tempat pemijahan (1 wadah), tempat penetasan (1 wadah), dan tempat untuk pendederan (1 adah).

Ukuran wadah dapat bervariasi, disesuaikan dengan banyaknya ikan yang akan diternakkan. Tetapi ketinggian wadah minimal 30 cm, kecuali untuk proses pendederan dibutuhkan wadah yang tinggi lebih dari 50 cm.

Indukan Ikan Guppy

Ciri ikan guppy betina adalah bentuk tubuhnya lebih bulat, warnanya cenderung kusam, dan siripnya tidak menjumbai. Ciri ikan guppy jantan adalah bentuk tubuhnya lebih langsing, warna tubuhnya lebih terang dan kontras, dan memiliki sirip yang menjumbai. Ukuran tubuh ikan betina lebih besar dari ikan guppy jantan.

Induk yang siap dikawinkan minimal harus sudah berumur 4 bulan. Bentuk dan warna ikan guppy sangat dipengaruhi oleh faktor genetis. Oleh karena itu, untuk memperoleh anakan ikan guppy yang bagus harus dipilih indukan yang berkualitas unggul. Selain itu, para pembudidaya juga bisa bereksperimen untuk melakukan perkawinan silang ikan guppy dengan tujuan mendapatkan keturunan yang lebih bagus.

Pemisahan Indukan

Sebelum dipijahkan, kedua indukan dipisahkan terlebih dahulu. Ikan guppy jantan dan betina ditempatkan pada wadah terpisah yang diisi air bersih dan diganti setiap 1-3 hari sekali. Pergantian air dilakukan dengan cara mengeluarkan sepertiga air dalam wadah dan menambahkannya dengan air yang baru. Pakan untuk ikan guppy selama proses ini adalah daphnia atau moina yang diberikan 2 hari sekali, agar indukan fit dan tidak sakit ketika proses pemijahan berlangsung.

Pemijahan Ikan Guppy

Sebelumnya, wadah untuk tempat pemijahan diisi air dan diendapkan minimal 24 jam sebelum pemijahan dilakukan. Kedalaman air pada tempat pemijahan sekitar 25 cm, kepadatan ikan pada tempat pemijahan tidak lebih dari 30 ekor per 100 liter air. sebagai contoh, aquarium dengan luas 1 x 0,5 meter, dapat menampung 30-40 indukan guppy. Beri tambahan tanaman air seperti hydrilla untuk tempat indukan bercumbu.

Pemijahan ikan guppy dapat dilakukan secara satu per satu atau secara massal, tetapi pemijahan secara massal lebih dianjurkan karena lebih cepat, praktis dan lebih ekonomis. Pemijahan massal dilakukan dengan komposisi perbandingan antara ikan jantan dan ikan betina yaitu 1 : 5. Kalau Anda ragu, komposisinya bisa diubah menjadi 1 : 2.

Masukkan induk betina terlebih dahulu pada pagi hari, induk jantan dimaukkan pada sore hanrinya. Biarkan proses pemijahan berlangsung selama 4-7 hari. Segera pisahkan induk betina yang telah dibuahi ke dalam tempat (wadah) penetasan.

Penetasan Benih

Tempat penetasan diisi dengan air bersih dan diberi aerasi. Pemberian aerasi jangan terlalu kuat supaya tidak mengganggu larva ikan. Ganti air setiap 1-3 hari sekali dengan cara mengeluarkan sepertiga air dan menggantinya dengan yang baru, agar kualitas air tetap terjaga. Pakan untuk indukan diberikan setiap 2 hari sekali berupa moina atau daphnia.

Ikan guppy beternak dengan cara melahirkan. Embrio akan tumbuh dalam perut ikan guppy hingga siap untuk dilahirkan. Lama kehamilan dari waktu pemijahan hingga kelahiran berlangsung selama 3-4 minggu.

Ciri-ciri ikan guppy yang hamil dapat dilihat setelah 2 minggu sejak masa pemijahan. Tandanya dapat dilihat dari area gelap pada bagian bawah anus (bercak kelahiran) dan perutnya terlihat sedikit menggembung. Kalau tidak terlihat ciri-ciri ikan hamil, indukan dapat dipijahkan lagi.

Ikan guppy betina mampu menyimpan sperma di dalam tubuhnya. Sehingga induk betina dapat hamil hingga 1-3 kali dalam satu kali pembuahan. Dari kehamilan pertama hingga dapat hamil lagi, induk betina memerlukan waktu 1-5 minggu.

Dalam sekali waktu melahirkan, induk guppy betina dapat menghasilkan 30-100 anakan. Anakan ikan tersebut harus dipindahkan segera ke tempat pendederan, untuk menghindari anakan dimakan oleh indukannya sendiri.

Pendederan Benih

Kolam pendederan akan lebih baik jika ditempatkan pada ruang terbuka. Karena sinar matahari sangat diperlukan untuk membentuk warna cemerlang pada tubuh ikan guppy. Biasanya para pembudidaya menggunakan bak semen yang berukuran 1 x 1 x 0,5 meter atau 2 x 2 x 0,5 meter sebagai tempat pendederan.

Beri tanaman air seperti hydrilla untuk tempat berteduh dan beri aerasi. Air dalam kolam diisi setinggi 40 cm dan perlu diganti setiap 3 hari sekali. Pakan untuk anakan ikan yang berumur 5 hari adalah infusoria, artemia (udang renik) atau kutu air yang sudah disaring. Setelah anakan berumur 20 hari baru diberikan kutu air tanpa disaring atau cacing sutera.

Anakan ikan guppy yang telah berumur 20 hari sudah bisa dipilah yang mana jantan dan betina. Hanya ikan guppy jantan yang laku sebagai ikan hias. Sedangkan ikan guppy betina hanya digunakan sebagai indukan dan sisanya dibuang. Ikan guppy dewasa adalah yang telah berumur 1 bulan dan siap dijual.

Pakan Ikan Guppy

Pakan untuk ikan guppy dibagi menjadi dua yaitu makanan buatan dan makanan alami. Yang dimaksud pakan buatan adalah tahu putih, pelet, roti tawar, atau kuning telur rebus. Pakan alami ikan guppy yaitu kutu air, jentik nyamuk, microworm, cacing halus dan sebagainya. Dalam aturan pemberian pakan, sebaiknya pakan alami dan pakan buatan diseimbangkan pemberiannya agar pertumbuhan ikan guppy lebih maksimal. pakan buatan dapat dijadikan sebagai pakan utama sedangkan makanan lain dapat dijadikan sebagai makanan pengganti.

Sebaiknya jangan pilih pelet dengan harga murah karena pelet murah memiliki kualitas yang kurang bagus. Makanan pengganti diberikan 2-3 kali seminggu. Pakan pengganti disarankan untuk menggunakan tahu atau roti tawar karena baik untuk menjaga stamina dan daya tahan tubuh ikan guppy sehingga tidak mudah terserang penyakit, terutama untuk burayak dan anakan ikan guppy.

Porsi pakan yang diberikan juga harus diperhatikan. Jangan memberikan pakan dalam jumlah yang berlebih, karena dapat menjadi tumpukan sampah dan sisa makanan tersebut dikhaatirkan akan menjamur dan menimbulkan berbagai macam bibit penyakit yang menyerang ikan guppy.

Pakan microworm sangat baik diberikan kepada anakan ikan guppy atau burayak yang baru lahir minimal usia 3 hari – 1 minggu. burayak yang baru menetas masih memiliki cadangan makanan untuk beberapa hari. Microworm difungsikan sebagai nutrisi sekaligus makanan yang bergizi sebelum makanan buatan (pelet). Burayak dikenalkan dengan microworm terlebih dulu sebelum diberi pelet. Agar daya tahan tubuh burayak lebih baik sehingga tingkat kematian terhadap burayak pun menjadi sangat rendah.

Kelemahan pemberian pakan buatan seperti roti dan pelet akan membuat air cepat keruh dan gampang berlumut. Oleh karena itu, pergantian air juga harus selalu dieprhatikan.

Untuk mempercepat waktu panen ikan guppy, berikan vitamin ternak HORMONIK. HORMONIK berfungsi memacu pertumbuhan ikan guppy dan meningkatkan nafsu makan ikan guppy.

Tips Budidaya Ikan Guppy

Supaya anak hasil budidaya ikan guppy berkelamin jantan semua, berikan hormon saat ikan guppy betina sedang hamil. Hormon yang digunakan yaitu hormon androgen (17a-methyltestosteron). Hormon tersebut diberikan saat induk betina sedang hamil dengan cara direndam dalam larutan hormon. Waktu pemberian hormon yang tepat yaitu 2 minggu setelah proses pemijahan. Dengan dosis 2mg per 1 liter air, perendaman selama 24 jam.

Berhasil atau tidaknya ikan guppy ditentukan dari banyaknya kelahiran ikan jantan. Karena hanya ikan guppy jantan yang diminati sebagai ikan hias aquarium. Ikan guppy jantan memiliki sirip yang lebar dan warna-warna yang terang dan atraktif.

Bagikan informasi tentang Budidaya Ikan Guppy kepada teman atau kerabat Anda.

Budidaya Ikan Guppy | PT.Natural Nusantara

Belum ada komentar untuk Budidaya Ikan Guppy

Silahkan tulis komentar Anda

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Mungkin Anda tertarik produk berikut ini:
Rp 55.000
Ready Stock / PST
OFF 10%
Rp 328.000 Rp 365.000
Ready Stock / P-KOBIS
SIDEBAR